Kajian Kesesuaian Jenis dan Waktu Pemberian Antibiotik Profilaksis pada Operasi Intraabdominal di RS Universitas Andalas Padang

Ferani, Kania Puty (2026) Kajian Kesesuaian Jenis dan Waktu Pemberian Antibiotik Profilaksis pada Operasi Intraabdominal di RS Universitas Andalas Padang. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (01. Cover dan Abstrak)
01. Cover dan abstrak.pdf - Published Version

Download (711kB)
[img] Text (02. BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (632kB)
[img] Text (03. BAB V)
03. BAB V.pdf - Published Version

Download (617kB)
[img] Text (04. Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (663kB)
[img] Text (05. Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (5MB) | Request a copy

Abstract

Surgical site infection (SSI) merupakan komplikasi pascabedah yang masih sering terjadi pada operasi intraabdominal. Ketepatan pemilihan jenis dan waktu pemberian antibiotik profilaksis merupakan salah satu strategi utama untuk mencegah SSI, namun kepatuhan terhadap pedoman masih bervariasi di berbagai rumah sakit, termasuk di Indonesia. Penelitian ini bertujuan mengkaji kesesuaian jenis dan waktu pemberian antibiotik profilaksis pada operasi intraabdominal di RS Universitas Andalas Padang berdasarkan Pedoman. Penelitian deskriptif dengan pendekatan retrospektif dilakukan menggunakan data rekam medis pasien operasi intraabdominal yang menerima antibiotik profilaksis periode Januari 2025–Mei 2026. Sampel dipilih menggunakan teknik total sampling sehingga diperoleh 43 pasien. Analisis dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jenis operasi intraabdominal terbanyak adalah apendektomi laparoskopik (60,47%), diikuti kolesistektomi laparoskopik (32,56%) dan bedah kolorektal (6,98%). Seluruh pasien menerima ceftriaxone sebagai antibiotik profilaksis, baik sebagai monoterapi (88,37%) maupun dikombinasikan dengan metronidazole (11,63%).. Tidak terdapat satu pun pasien (0%) yang menerima antibiotik sesuai rekomendasi pedoman. Sebaliknya, kesesuaian waktu pemberian mencapai 79,1%, sedangkan 20,9% pasien menerima antibiotik di luar rentang waktu yang direkomendasikan. Penelitian ini menunjukkan bahwa praktik pemilihan antibiotik profilaksis pada operasi intraabdominal di RS Universitas Andalas Padang belum sesuai dengan pedoman yang digunakan sebagai acuan, meskipun ketepatan waktu pemberian telah menunjukkan tingkat kepatuhan yang baik. Temuan ini dapat menjadi dasar evaluasi kebijakan penggunaan antibiotik profilaksis di rumah sakit.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dr. apt. Hansen Nasif, S.Si, Sp.FRS; apt. Dedy Almasdy, M. Si, Ph. D (Clin Pharm)
Uncontrolled Keywords: Antibiotik profilaksis; kesesuaian jenis antibiotik; kesesuaian waktu pemberian; operasi intraabdominal; pedoman
Subjects: R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Fakultas Farmasi > S1 Farmasi
Depositing User: S1 Farmasi Farmasi
Date Deposited: 28 Aug 2026 05:02
Last Modified: 28 Aug 2026 05:02
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/531830

Actions (login required)

View Item View Item