Aslamiah BTR, Suaibatul (2026) PENGARUH PENAMBAHAN SUMBER MINERAL BERBEDA TERHADAP KARAKTERISTIK FISIK DAN KANDUNGAN ZAT MAKANAN JERAMI PERAM. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover & Abstrak)
01. Cover & abstrak.pdf - Published Version Download (89kB) |
|
|
Text (BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version Download (220kB) |
|
|
Text (BAB IV)
03. BAB IV.pdf - Published Version Download (28kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka-86-92.pdf - Published Version Download (481kB) |
|
|
Text (Full Text)
05. Skiripsi fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Erupsi Gunung Marapi menyebabkan berkurangnya ketersediaan hijauan, sehingga jerami padi peram menjadi salah satu pakan alternatif yang dapat digunakan selama masa erupsi dan pasca erupsi. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari manfaat penambahan mineral agar dapat mempertahankan kualitas fisik, komponen dan meningkatkan kandungan zat makanan jerami padi. Penelitian di awali dengan jerami padi yang di beri penggunaan 3 formula mineral dan 1 mineral komersil, yaitu P1 (jerami padi + mineral komplit), P2 (jerami padi + kalsit), P3 (jerami padi + kalsit komplit), dan P4 (jerami padi + mineral komersil) yang kemudian di peram selama 60 hari dengan 5 periode yang berbeda dengan jarak 12 hari setiap periode. Penelitian ini di lakukan dengan 5 perlakuan P0 (jerami segar), P1 (jerami peram + mineral komplit), P2 (jerami peram + kalsit), P3 (jerami peram + kalsit komplit), dan P4 (jerami peram + mineral komersil). Rancangan yang di lakukan pada penelitian ini yaitu rancangan acak kelompok (RAK) 5 X 5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jerami padi peram yang di tambahkan mineral tidak sebaik jerami padi segar, yang mana menurunkan nilai karakteristik fisik yang berbeda nyata (P<0,05) seperti warna segar dari 8,43 (kuning pucat) menjadi 5,78 (coklat muda) setelah di peram, bau 9,01 (normal, spesifik jerami segar) menjadi 6,12 (tawar, hambar, minim bau), tesktur 8,88 (lunak, basah dan rapuh), kontaminasi jamur 9,19 (bersih, spesifik jerami segar) menjadi 7,80 (sedikit jamur dipermukaan jerami) dan komponen bagian jerami pada batang dan daun berbeda nyata (P<0,05), yang mana batang segar 64,29% menurun menjadi 59,06% sedangkan persentase daun segar 24,53% naik menjadi 36,61%. Untuk kandungan zat makanan seperti air, abu dan lemak kasar berbeda nyata (P<0,05) namun untuk protein kasar dan serat kasar secara statistik tidak berbeda nyata (P>0,05) namun secara angka protein kasar meningkat dan serat kasar menurun. Dapat disimpulkan, bahwa peternak yang terkendala pakan ternak sapi pada saat erupsi dan pasca erupsi gunung dapat menggunakan jerami padi segar dan jerami padi peram yang di tambahkan formula mineral komersil yang dapat mempertahankan kandungan zat makanan nya, harga yang relatif lebih murah dan mudah di dapatkan. Kata Kunci: Jerami peram, mineral komplit, mineral kalsit, mineral kalsit komplit, mineral komersil, kualitas fisik, komponen, kandungan zat makanan.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Prof. Dr. Ir. Khalil, M. Sc ; Prof. Dr. Ir. Hermon, M. Agr |
| Uncontrolled Keywords: | Jerami peram ; mineral komplit ; mineral kalsit ; mineral kalsit komplit; mineral komersil ; kualitas fisik ; komponen ; kandungan zat makanan. |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Peternakan > S1 Peternakan |
| Depositing User: | S1 Peternakan Peternakan |
| Date Deposited: | 24 Aug 2026 03:38 |
| Last Modified: | 24 Aug 2026 03:38 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/531803 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric