Kajian Penggunaan Antibiotik pada Pasien Infeksi Saluran Kemih di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Universitas Andalas

Zayyan, Davina Talitha (2026) Kajian Penggunaan Antibiotik pada Pasien Infeksi Saluran Kemih di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Universitas Andalas. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (01. Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version

Download (208kB)
[img] Text (02. BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (209kB)
[img] Text (03. BAB IV)
03. BAB IV.pdf - Published Version

Download (387kB)
[img] Text (04. Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (162kB)
[img] Text (05. Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Infeksi saluran kemih (ISK) merupakan salah satu penyakit infeksi yang sering ditemukan di rumah sakit dan memerlukan terapi antibiotik yang rasional untuk mencegah resistensi. Ketidaksesuaian penggunaan antibiotik masih menjadi permasalahan yang dapat memengaruhi keberhasilan terapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penggunaan antibiotik pada pasien ISK di ruang rawat inap Rumah Sakit Universitas Andalas Padang, meliputi karakteristik pasien, pola penggunaan, serta kesesuaian antibiotik dengan pedoman yang berlaku. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan retrospektif menggunakan data rekam medis pasien ISK tahun 2024–2025. Populasi penelitian adalah seluruh pasien ISK rawat inap, dengan sampel yang diambil menggunakan teknik total sampling sesuai kriteria inklusi, yaitu pasien dengan diagnosis ISK yang menerima terapi antibiotik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien didominasi oleh perempuan dan kelompok usia dewasa hingga lansia. Pola penggunaan antibiotik meliputi terapi tunggal maupun kombinasi, dengan golongan antibiotik yang paling banyak digunakan adalah sefalosporin. Durasi terapi antibiotik bervariasi dan belum seluruhnya sesuai dengan pedoman. Tingkat kesesuaian penggunaan antibiotik terhadap Pedoman Nasional Pelayanan Klinis (PNPK) Tata Laksana ISK tahun 2025 sebesar 55%, sedangkan terhadap Pedoman Praktik Klinis (PPK) Rumah Sakit Universitas Andalas sebesar 15%, yang menunjukkan masih rendahnya kesesuaian terapi, baik dari segi pemilihan jenis, dosis, maupun durasi. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan antibiotik pada pasien ISK di RS Universitas Andalas Padang masih perlu ditingkatkan kesesuaiannya terhadap pedoman. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar evaluasi dalam meningkatkan rasionalitas penggunaan antibiotik serta mendukung program pengendalian resistensi antimikroba di rumah sakit.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dr. apt. Hansen Nasif, Sp. FRS; apt. Yelly Oktavia Sari, M.Pharm, Ph.D
Uncontrolled Keywords: Infeksi saluran kemih; antibiotik; kesesuaian terapi; rawat inap; pedoman
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Farmasi > S1 Farmasi
Depositing User: S1 Farmasi Farmasi
Date Deposited: 27 Aug 2026 00:45
Last Modified: 27 Aug 2026 00:45
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/531782

Actions (login required)

View Item View Item