Rizka, Miftahul (2026) Pengaruh Senam Kaki Terstruktur Terhadap Gejala Neuropati Perifer Dan Kadar Glukosa Darah Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 Di Puskesmas Lubuk Buaya. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version Download (460kB) |
|
|
Text (Bab I)
02. BAB I.pdf - Published Version Download (333kB) |
|
|
Text (Bab VII)
03. BAB VII.pdf - Published Version Download (205kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (441kB) |
|
|
Text (Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Diabetes Mellitus (DM) tipe 2 merupakan penyakit kronis yang dapat menyebabkan berbagai komplikasi, salah satunya neuropati perifer diabetik. Neuropati perifer dapat menimbulkan gejala kesemutan, kebas, nyeri, serta meningkatkan risiko terjadinya ulkus diabetik. Selain itu, kadar glukosa darah yang tidak terkontrol dapat memperburuk kondisi tersebut. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat dilakukan adalah senam kaki terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh senam kaki terstruktur terhadap gejala neuropati perifer dan kadar glukosa darah puasa pada pasien DM tipe 2 di Puskesmas Lubuk Buaya. Penelitian ini menggunakan desain quasi experimental dengan pretest-posttest control group design. Sampel berjumlah 60 responden yang terdiri dari 30 responden kelompok intervensi dan 30 responden kelompok kontrol yang dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Gejala neuropati perifer diukur menggunakan Michigan Neuropathy Screening Instrument (MNSI) dan kadar glukosa darah puasa diukur menggunakan glukometer. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dan Mann–Whitney U Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa senam kaki terstruktur berpengaruh signifikan terhadap penurunan gejala neuropati perifer bagian subjektif (p=0,000), pemeriksaan fisik kaki kanan (p=0,011), pemeriksaan fisik kaki kiri (p=0,000), dan kadar glukosa darah puasa pada kelompok intervensi (p=0,000). Hasil uji Mann-Whitney menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol pada gejala neuropati perifer subjektif (p=0,000), pemeriksaan fisik kaki kanan (p=0,000), dan pemeriksaan fisik kaki kiri (p=0,000). Namun, tidak terdapat perbedaan yang signifikan kadar glukosa darah puasa posttest antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol (p=0,193). Kesimpulan penelitian ini adalah senam kaki terstruktur berpengaruh dalam memperbaiki gejala neuropati perifer pada pasien Diabetes Mellitus tipe 2 dan berkontribusi terhadap penurunan kadar glukosa darah puasa pada kelompok intervensi, meskipun perbedaan kadar glukosa darah puasa antar kelompok belum menunjukkan signifikansi statistik.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Prof. Hema Malini, S.Kp.M.N.,Ph.D. ; Dr. Reni Prima Gusty, S.Kp., M.Kes. |
| Uncontrolled Keywords: | Diabetes Mellitus tipe 2; senam kaki terstruktur; neuropati perifer; glukosa darah puasa. |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Fakultas Keperawatan > S1 Keperawatan |
| Depositing User: | S1 Keperawatan Keperawatan |
| Date Deposited: | 26 Aug 2026 02:20 |
| Last Modified: | 26 Aug 2026 02:20 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/531552 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric