PRINSIP KEHATI-HATIAN DALAM PELAKSANAAN TUGAS NOTARIS: KAJIAN TEORETIS DAN PRAKTIK DALAM MENCEGAH PEMALSUAN AKTA

Nurrahma, Bella Bastara (2026) PRINSIP KEHATI-HATIAN DALAM PELAKSANAAN TUGAS NOTARIS: KAJIAN TEORETIS DAN PRAKTIK DALAM MENCEGAH PEMALSUAN AKTA. S2 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (cover dan abstrak)
01. Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (235kB)
[img] Text (Bab I)
02. BAB I(1).pdf - Published Version

Download (408kB)
[img] Text (Bab v)
03. BAB V.pdf - Published Version

Download (125kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (226kB)
[img] Text (Tesis Full)
Draft Tesis FULL Bella Bastara Nurrahma 22012200 MKN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (817kB)

Abstract

Notaris dalam melaksanakan kewenangannya sangat penting untuk menerapkan prinsip kehati-hatian terutama dalam proses pembuatan akta otentik. Hal ini disebabkan karenaseringkali terjadi konflik hukum terhadap akta otentik yang dibuat Notaris karenaterdapat pihak- pihak yang melakukan kejahatan seperti memberikan surat palsu maupunketerangan palsu kedalam akta yang dibuat Notaris yang terdapat dalam kasus putusan nomor 248/Pib.B/2022/PN.Jkt.Brt. Penelitian ini bertujuan untuk megetahui bentuk prinsip kehati-hatian Notaris dalam menjalankan kewenangannya berdasarkan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2014 tentang Jabatan Notaris dan untuk mengetahui akibat hukum terhadap pelaksanaan wewenang yang dibuat oleh Notaris yang tidak melaksanakan prinsip kehati-hatian.Keautentikan akta yang dibuat oleh notaris dapat terdegredasi menjadi akta dibawah tangan dan dapat dibatalkan atau batal demi hukum apabila terjadi pelanggaran terhadap penandatanganan akta. Permasalahan dalam Penelitian ini adalah: (1) Bagaimanakah makna dan hakikat prinsip kehati-hatian dalam pandangan sarjana; (2) Bagaimankah praktik dan penerapan prinsip kehati-hatian oleh notaris; (3) Bagaimanakah model ideal pelaksanaan prinsip kehati-hatian dalam mencegah pemalsuan akta. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Data diperoleh dari bahan hukum primer, sekunder, dan tersier, kemudian dianalisis secara kualitatif. Notaris dalam menjalankan tugas jabatannya harus memiliki penerapan prinsip kehati-hatian serta model ideal pelaksanaan prinsip kehati-hatian dalam mencegah pemalsuan akta. Serta UUJN juga harus mengatur lebih lanjut terkait batasan sejauh mana seorang notaris dimintai pertanggungjawaban secara pidana. Bagi pengguna jasa notaris agar lebih berhati-hati dan teliti dalam membuat suatu akta serta dengan niat yang baik. Kata kunci: Prinsip Kehati-hatian, Pemalsuan Akta, Notaris

Item Type: Thesis (S2)
Supervisors: Prof.Dr.Zainul Daulay,SH.,MH; Dr. Azmi Fendri, SH., M.Kn
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: Prinsip Kehati-hatian, Pemalsuan Akta, Notaris
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum > S2 Kenotariatan
Depositing User: S2 Kenotariatan Kenotariatan
Date Deposited: 27 Aug 2026 01:42
Last Modified: 27 Aug 2026 01:42
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/531426

Actions (login required)

View Item View Item