Analisis Konsentrasi PM1 Menggunakan Sensor PurpleAir pada Pengendara Sepeda Motor di Koridor Trans Padang

Moses, Rehan (2026) Analisis Konsentrasi PM1 Menggunakan Sensor PurpleAir pada Pengendara Sepeda Motor di Koridor Trans Padang. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (01. Cover dan Abstrak)
01. Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (637kB)
[img] Text (02. BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (546kB)
[img] Text (03. BAB V)
03. BAB V.pdf - Published Version

Download (538kB)
[img] Text (04. Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (539kB)
[img] Text (05. Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (6MB) | Request a copy

Abstract

Pencemaran udara akibat emisi kendaraan bermotor menjadi permasalahan lingkungan yang semakin meningkat di Kota Padang. Salah satu polutan berbahaya bagi kesehatan adalah particulate matter 1 karena dapat mencapai alveolus paru-paru dan masuk ke sistem peredaran darah. Pengendara sepeda motor merupakan kelompok yang rentan terhadap paparan PM₁ karena terpapar langsung emisi kendaraan. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsentrasi PM₁ secara pada pengendara sepeda motor di koridor Trans Padang, menganalisis hubungan PM₁ dengan temperatur udara, kelembapan udara, dan tekanan udara, serta perbedaan konsentrasi PM₁ berdasarkan waktu dan koridor pengukuran. Pengukuran dilakukan pada enam koridor Trans Padang selama delapan hari pada periode pagi dan sore menggunakan sensor PurpleAir. Data dianalisis menggunakan regresi linear sederhana, korelasi sederhana, uji-t berpasangan, dan One-Way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi PM₁ cenderung lebih tinggi pada periode pagi dibandingkan periode sore. Konsentrasi tertinggi ditemukan pada koridor 4, yaitu 29,0 µg/Nm³ pada periode pagi dan 22,5 µg/Nm³ pada sore hari, sedangkan konsentrasi terendah terjadi pada Koridor 3 pada periode sore sebesar 9,7 µg/Nm³. Hubungan PM₁ dengan temperatur udara, kelembapan udara, dan tekanan udara relatif kecil, karena lebih dipengaruhi oleh kepadatan lalu lintas, aktivitas kendaraan berat, dan karakteristik lingkungan sekitar koridor. Perbedaan signifikan konsentrasi PM₁ antara pagi dan sore hanya ditemukan pada Koridor 3, sedangkan perbedaan konsentrasi PM₁ antar koridor hanya terjadi antara Koridor 4 dengan Koridor 1 dan Koridor 3.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Prof. Ir. VERA SURTIA BACHTIAR, S.T., M.Sc., Ph.D.; ANNISA MAULIDYA, S.T., M.T.
Uncontrolled Keywords: Kualitas udara; mobile monitoring; pengendara sepeda motor; PM₁; PurpleAir
Subjects: T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
Divisions: Fakultas Teknik > S1 Teknik Lingkungan
Depositing User: S1 Teknik Lingkungan
Date Deposited: 24 Aug 2026 09:03
Last Modified: 24 Aug 2026 09:03
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/531417

Actions (login required)

View Item View Item