Penyelesaian Kasus Dugaan Pelanggaran HAM Terhadap Pengungsi Di Pulau Nauru Ditinjau Dari Pengaturan HAM Internasional

Naomi, Isra Ferdinal (2019) Penyelesaian Kasus Dugaan Pelanggaran HAM Terhadap Pengungsi Di Pulau Nauru Ditinjau Dari Pengaturan HAM Internasional. Diploma thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text
BAB I ( Pendahuluan ).pdf

Download (364kB)
[img] Text
BAB Akhir (Penutup Kesimpulan).pdf

Download (120kB)
[img] Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (341kB)
[img] Text (Skripsi Full Text)
skripsi.pdf - Presentation
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Hak asasi manusia (HAM) merupakan hak manusia, yang melekat pada manusia, dimana manusia juga dikaruniai akal pikiran dan hati nurani. Pada saat ini masalah HAM masih sering dibicarakan, masalah HAM timbul dikarekanan kurangnya kesadaran serta kurang perdulinya masyarakat akan hak yang dimiliki oleh orang lain. Salah satu pelanggaran HAM yang terjadi yaitu, adanya dugaan pelanggaran HAM terhadap pengungsi di pulau Nauru, dimana dugaan pelanggaran HAM tersebut seperti adanya penyimpangan terhadap pengungsi yang dilakukan oleh keamanan negara Australia. Rumusan masalah pada penelitian ini yaitu: 1. Bagaimana pengaturan penyelesaian kasus dugaan pelanggaran HAM terhadap pengungsi yang sudah berada dalam kamp pengungsian menurut pengaturan HAM internasional. 2. Bagaimana pelaksanaan penyelesaian kasus dugaan pelanggaran HAM terhadap pengungsi yang sudah ada dalam kamp pengungsian di pulau Nauru menurut pengaturan HAM internasional. Metode penelitian dalam pembahasan ini adalah pendekatan Yuridis Normatif. Dari hasil penelitian dan pembahasan diketahui bahwa: 1. Pengaturan Penyelesaian Kasus Dugaan Pelanggaran HAM Terhadap Perlindungan Pengungsi Yang Sudah Berada Dalam Kamp Pengungsian berdasarkan Konvensi DUHAM, Konvensi Pengungsi dan Konvensi Menentang Penyiksaan terkait tentang kedudukan pengaturan terhadap perlindungan HAM oleh perorangan dari berbagai ancaman kejahatan yang dihadapi oleh para pengungsi di kamp pulau Nauru. 2. Pelaksanaan Penyelesaian Kasus Dugaan Pelanggaran HAM Terhadap Pengungsi Yang Sudah Ada Dalam Kamp Pengungsian di Pulau Nauru yaitu pemerintah Australia melakukan tindakan pemutusan kontrak terhadap perusahaan keamanan yaitu Wilson Security, karena Australia merupakan negara yang bertanggungjawab atas perlindungan di kamp pengungsian di pulau Nauru dan terkait kasus dugaan pelanggaran HAM yang dialami oleh pengungsi di pulau Nauru yaitu pemerintahan Australia menindaklanjuti laporan dari masyarakat setempat atas dugaan kasus kejahatan kemanusiaan yang dialami oleh pengungsi di pulau Nauru. Serta dilakukannya penyelesaian dengan cara mediasi, yaitu adanya pihak ke-3 yaitu adanya perjanjian yang dilakukan oleh Amerika dan Australia dimana para pengungsi dimukimkan kembali ke Amerika agar mendapatkan perlindungan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Primary Supervisor: M. Jhon, S.H., MH
Subjects: J Political Science > JX International law
K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum
Depositing User: S1 Ilmu Hukum
Date Deposited: 28 Oct 2019 15:56
Last Modified: 28 Oct 2019 15:56
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/53136

Actions (login required)

View Item View Item