Anggraini, Anissa Yulistin (2026) Pengaruh Pendapatan Asli Daerah (Pad) Dan Transfer Fiskal Terhadap Indeks Pembangunan Manusia (Ipm) Dengan Belanja Modal Sebagai Variabel Intervening (Studi Kasus: Jawa Barat). S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
01. Cover dan Abstrak.pdf - Published Version Download (112kB) |
|
|
Text (Bab I)
02. Bab I.pdf - Published Version Download (143kB) |
|
|
Text (Bab V)
03. Bab V.pdf - Published Version Download (104kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pusraka.pdf - Published Version Download (171kB) |
|
|
Text (Skripsi full text)
05. Skripsi full text.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Studi ini ditujukan guna menganalisis pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Transfer Fiskal (DAU, DAK, DBH) terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dengan Belanja Modal sebagai variabel intervening pada kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat periode 2017–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif kausal dengan metode analisis jalur (path analysis) berbasis regresi data panel. Data yang digunakan merupakan data sekunder bersumber dari DJPK) Kemenkeu, BPS, dan Open Data Jabar, mencakup seluruh 27 kabupaten/kota di Jawa Barat selama delapan tahun sehingga menghasilkan 216 observasi, dengan variabel dummy COVID-19 sebagai variabel kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PAD dan DAU tidak berpengaruh signifikan terhadap Belanja Modal maupun IPM, baik secara langsung maupun melalui Belanja Modal. DAK berpengaruh positif dan signifikan terhadap IPM secara langsung, namun hubungan tersebut tidak dimediasi oleh Belanja Modal. DBH berpengaruh positif dan signifikan terhadap IPM baik secara langsung maupun melalui Belanja Modal sebagai variabel intervening. Belanja Modal sendiri berpengaruh negatif dan signifikan terhadap IPM, yang diduga disebabkan oleh adanya lag effect dari investasi pemerintah daerah. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa tidak seluruh sumber pendapatan daerah memiliki efektivitas yang sama dalam meningkatkan IPM: DAK dan DBH terbukti lebih efektif dibandingkan PAD dan DAU, sementara Belanja Modal hanya berperan sebagai mediator pada hubungan antara DBH dan IPM.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Baitul Hamdi, S.E., M.SEI |
| Uncontrolled Keywords: | Pendapatan Asli Daerah; Transfer Fiskal; Belanja Modal; Indeks Pembangunan Manusia; Jawa Barat |
| Subjects: | H Social Sciences > HA Statistics H Social Sciences > HB Economic Theory H Social Sciences > HJ Public Finance |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis > S1 Ekonomi |
| Depositing User: | S1 Ekonomi Ekonomi |
| Date Deposited: | 28 Aug 2026 01:59 |
| Last Modified: | 28 Aug 2026 01:59 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/531342 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]