Susanti, Geby (2026) Analisis Waktu Tunggu Tindakan Radioterapi di Rumah Sakit Universitas Andalas Dengan Menggunakan Metode Lean Healthcare. S2 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (COVER & ABSTRAK)
01. COVER & ABSTRAK.pdf - Published Version Download (885kB) |
|
|
Text (BAB 1)
02. BAB 1.pdf - Published Version Download (232kB) |
|
|
Text (BAB VII)
03. BAB VII.pdf - Published Version Download (284kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
04. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (7MB) |
|
|
Text (fulltext Thesis)
05. Fulltext Thesis.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (15MB) | Request a copy |
Abstract
Waktu tunggu tindakan radioterapi di Rumah Sakit Universitas Andalas belum memenuhi standar ≤7 hari kerja, dengan rata-rata melebihi sepuluh hari. Kondisi ini berpotensi menurunkan mutu pelayanan, kepatuhan pasien, dan luaran klinis. Penelitian ini bertujuan menganalisis waktu tunggu tindakan radioterapi menggunakan pendekatan lean healthcare untuk mengidentifikasi pemborosan dan merumuskan perbaikan proses pelayanan. Penelitian menggunakan metode mixed methods dengan strategi explanatory sequential. Tahap kuantitatif melibatkan 107 pasien yang dipilih secara consecutive sampling untuk mengukur waktu tunggu dan karakteristik responden. Tahap kualitatif dilakukan melalui wawancara semi terstruktur terhadap 8 informan kunci, Focus Group Discussion dengan 6 pasien, observasi, dan telaah dokumen. Analisis dilakukan menggunakan Value Stream Mapping (VSM), value assessment, triangulasi sumber, dan fishbone diagram. Hasil penelitian menunjukkan 62,6% pasien mengalami waktu tunggu melebihi standar. Responden didominasi perempuan 71,0%, usia 46–55 tahun 41,1%, berpendidikan SLTA 53,3%, dan ibu rumah tangga 50,5%. VSM mengidentifikasi dua bottleneck utama, yaitu keterlambatan proses delineasi pada Treatment Planning System (TPS) akibat belum tersedianya dokter penanggung jawab pasien (DPJP) full-time serta keterbatasan sarana karena hanya tersedia satu unit LINAC. Value assessment menemukan empat aktivitas non-value added yang menyebabkan pemborosan waktu, sedangkan analisis akar masalah menunjukkan faktor penyebab berasal dari aspek sumber daya manusia, metode, sarana prasarana, sistem pendukung, dan lingkungan kerja. Waktu tunggu tindakan radioterapi di Rumah Sakit Universitas Andalas belum memenuhi standar akibat berbagai faktor internal. Perbaikan perlu dilakukan melalui penetapan DPJP full-time, optimalisasi SOP, pengembangan sistem monitoring TPS, penambahan unit LINAC, dan peningkatan sistem informasi penjadwalan guna meningkatkan efisiensi pelayanan radioterapi.
| Item Type: | Thesis (S2) |
|---|---|
| Supervisors: | Dr. dr.Adila Kasni Astiena, MARS, FISPH, FISCM ; Prof. dr. Hardisman, M.HID,Dr.PH |
| Uncontrolled Keywords: | waktu tunggu; radioterapi; lean healthcare; value stream mapping |
| Subjects: | R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > S2 Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | S2 Kesehatan Masyarakat |
| Date Deposited: | 27 Aug 2026 15:13 |
| Last Modified: | 27 Aug 2026 15:13 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/531332 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric