Sintesis In-Situ Layered Double Hydroxide (LDH) Pada Aluminium Foil Menggunakan Prekursor Lokal (MgSO₄ dan Ca(OH)₂) Untuk Aplikasi Disinfeksi Point-Of-Use Air Minum

Bariah, Fatimah Khoirul (2026) Sintesis In-Situ Layered Double Hydroxide (LDH) Pada Aluminium Foil Menggunakan Prekursor Lokal (MgSO₄ dan Ca(OH)₂) Untuk Aplikasi Disinfeksi Point-Of-Use Air Minum. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
01. Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (281kB)
[img] Text (BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (256kB)
[img] Text (BAB IV)
03. BAB IV.pdf - Published Version

Download (237kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (214kB)
[img] Text (Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Ketersediaan air minum yang aman masih menjadi tantangan, khususnya terkait kontaminasi Escherichia coli pada sistem penyediaan air skala kecil seperti Depot Air Minum Isi Ulang (DAMIU). Penelitian ini bertujuan mengembangkan material Layered Double Hydroxide (LDH) Foil yang disintesis secara in-situ pada permukaan aluminium foil menggunakan prekursor lokal berbiaya rendah, yaitu pupuk magnesium sulfat (MgSO4) dan kapur sirih (Ca(OH)2), sebagai material disinfeksi point-of-use (POU) untuk penyisihan E. coli. Sintesis LDH dilakukan dengan variasi durasi 6 jam dan 24 jam, dilanjutkan dengan karakterisasi menggunakan XRD dan SEM-EDX, pengujian efektivitas terhadap E. coli pada sampel air artifisial dan sampel DAMIU dengan variasi waktu kontak 0, 3, dan 24 jam, serta evaluasi risiko sekunder pelepasan ion aluminium menggunakan AAS. Hasil karakterisasi menunjukkan LDH Foil 24 jam memiliki morfologi permukaan lebih rapat dan homogen serta kandungan magnesium lebih tinggi (25,66%) dibandingkan LDH Foil 6 jam (4,74%), yang menunjukkan pertumbuhan lapisan Mg–Al LDH yang lebih berkembang pada permukaan aluminium foil. Pengujian efektivitas menunjukkan LDH Foil 24 jam mampu menurunkan jumlah E. coli hingga mendekati 100% baik pada air artifisial maupun air DAMIU setelah 24 jam kontak, mengungguli kinerja LDH Foil 6 jam. Hasil pengukuran aluminium terlarut menunjukkan status tidak terdeteksi (TT) pada seluruh sampel, baik air artifisial maupun DAMIU, sebelum maupun setelah kontak dengan LDH Foil, jauh di bawah baku mutu air minum 0,2 mg/L (Permenkes RI No. 2 Tahun 2023). Berdasarkan hasil tersebut, LDH Foil hasil sintesis 24 jam terbukti efektif dan aman untuk diaplikasikan sebagai teknologi disinfeksi air minum sederhana berbasis prekursor lokal pada skala rumah tangga.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Ir. Taufiq Ihsan, ST., MT., Ph.D., IPM ; Yenni, ST., M.Si., Ph.D
Uncontrolled Keywords: aluminium foil; disinfeksi air minum; DAMIU; escherichia coli; layered double hydroxide (LDH); point-of-use (POU).
Subjects: T Technology > T Technology (General)
T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
Divisions: Fakultas Teknik > S1 Teknik Lingkungan
Depositing User: S1 Teknik Lingkungan
Date Deposited: 28 Aug 2026 07:02
Last Modified: 28 Aug 2026 07:02
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/531262

Actions (login required)

View Item View Item