Pengembangan Model Estimasi Jumlah Sel T CD4+ menggunakan qRT-PCR pada Pasien Terinfeksi HIV

Oktavia, Puji (2026) Pengembangan Model Estimasi Jumlah Sel T CD4+ menggunakan qRT-PCR pada Pasien Terinfeksi HIV. S2 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (319kB)
[img] Text (BAB 1 Pendahuluan)
BAB 1 Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (267kB)
[img] Text (BAB Akhir Penutup)
Bab Akhir Penutup.pdf - Published Version

Download (282kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (289kB)
[img] Text (Tesis Full Text)
Tesis Full Text.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (18MB) | Request a copy

Abstract

Latar Belakang : Jumlah sel T CD4+ merupakan parameter utama dalam menilai status imun dan progresivitas penyakit pada pasien yang terinfeksi Human Immunodeficiency Virus (HIV). Flow cytometry merupakan metode standar dalam pengukuran jumlah sel T CD4+, namun memiliki keterbatasan dalam hal biaya, infrastruktur, dan aksesibilitas, terutama pada fasilitas dengan sumber daya terbatas. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan alternatif berbasis molekuler yang lebih sederhana. Pemanfaatan nilai Cycle Threshold (Ct) dari quantitative real-time polymerase chain reaction (qRT-PCR) sebagai prediktor kuantitatif jumlah sel T CD4+ masih terbatas, khususnya dalam bentuk model matematis yang tervalidasi. Tujuan : Mengembangkan model estimasi jumlah sel T CD4+ berbasis nilai Ct dari qRT-PCR pada pasien terinfeksi HIV. Metode : Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Model dikembangkan berdasarkan hasil serial dilusi dari tiga sampel sehat menggunakan analisis regresi log-linear, kemudian divalidasi pada sepuluh sampel pasien HIV. Data yang dianalisis meliputi nilai Ct hasil pemeriksaan qRT-PCR dan jumlah sel T CD4+ hasil pemeriksaan flow cytometry. Hasil : Penelitian menunjukkan adanya hubungan negatif yang kuat antara nilai Ct dan jumlah sel T CD4+. Model regresi terbaik yang diperoleh adalah y = –0,3144x + 9,929 yang memiliki koefisien determinasi yang tinggi (R² = 0,9833). Hasil validasi menunjukkan nilai p = 0,744, yang menunjukkan tidak terdapat perbedaan bermakna secara statistik antara hasil estimasi menggunakan qRT-PCR dan hasil pemeriksaan flow cytometry. Kesimpulan : Penelitian ini mengembangkan model estimasi jumlah sel T CD4+ berbasis qRT-PCR dengan performa prediksi yang baik. Model tersebut berpotensi digunakan sebagai metode alternatif untuk estimasi awal jumlah sel T CD4+ pada pasien HIV, khususnya di fasilitas pelayanan kesehatan dengan keterbatasan akses terhadap flow cytometry. Meskipun demikian, diperlukan penelitian lanjutan dengan jumlah sampel yang lebih besar serta validasi eksternal yang lebih komprehensif untuk meningkatkan kemampuan generalisasi model sebelum diterapkan dalam praktik klinis.

Item Type: Thesis (S2)
Supervisors: Dr.dr.Andani Eka Putra,MSc; Dr.dr.Gestina Aliska,SpFK
Uncontrolled Keywords: CD4; HIV; qRT-PCR; Cycle Threshold; regresi log-linear,Estimasi biomarker
Subjects: R Medicine > RZ Other systems of medicine
Divisions: Fakultas Kedokteran > S2 Ilmu Biomedis
Depositing User: S2 Ilmu Biomedis
Date Deposited: 24 Aug 2026 03:53
Last Modified: 24 Aug 2026 07:23
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/531258

Actions (login required)

View Item View Item