Ramadhani, Gea Amanda (2026) Asuhan Keperawatan dengan Gangguan Kebutuhan Rasa Nyaman Nyeri dan Penerapan 4-7-8 Breathing Technique pada Pasien Osteoarthritis dengan Total Knee Arthroplasty di RSUP Dr. M Djamil Padang. Profesi thesis, Universitas Andalas.
|
Text (01. Cover dan Abstrak)
01. Cover dan Abstrak.pdf - Published Version Download (764kB) |
|
|
Text (02. Bab I)
02. Bab I.pdf - Published Version Download (510kB) |
|
|
Text (03. Bab IV)
03. Bab IV.pdf - Published Version Download (469kB) |
|
|
Text (04. Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (391kB) |
|
|
Text
05. KIA Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Nyeri pascaoperasi total knee arthroplasty (TKA) sering kali menimbulkan gangguan pemenuhan kebutuhan rasa nyaman, menghambat mobilisasi dini, dan memperlambat pemulihan. Penatalaksanaan nyeri umumnya masih berfokus pada terapi farmakologis, sehingga diperlukan intervensi nonfarmakologis pendamping yang aman dan praktis, seperti teknik pernapasan 4-7-8. Penelitian ini bertujuan menerapkan asuhan keperawatan melalui teknik pernapasan 4-7-8 untuk mengurangi nyeri pada pasien Osteoarthritis yang menjalani tindakan TKA di RSUP Dr. M. Djamil Padang. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan yang komprehensif, mencakup fase praoperasi dan pascaoperasi pada satu pasien TKA. Masalah keperawatan yang ditemukan pada fase praoperasi meliputi nyeri kronis, gangguan mobilitas fisik, dan ansietas; sedangkan pada fase pascaoperasi adalah nyeri akut, gangguan mobilitas fisik, dan risiko infeksi. Intervensi yang diberikan meliputi manajemen nyeri, dukungan mobilisasi, persiapan pembedahan, pencegahan infeksi, serta penerapan teknik pernapasan 4-7-8 selama ±2–3 menit sebanyak 4 siklus dalam satu sesi. Tingkat nyeri diukur menggunakan numeric rating scale (NRS). Hasil evaluasi selama dua hari menunjukkan adanya penurunan intensitas nyeri pascaoperasi secara bertahap, yaitu dari skala 6 sebelum intervensi menjadi skala 3 setelah intervensi, disertai kondisi pasien yang tampak lebih rileks dan nyaman. Teknik pernapasan 4-7-8 dapat dipertimbangkan sebagai intervensi nonfarmakologis pendamping dalam manajemen nyeri pascaoperasi TKA karena membantu menurunkan nyeri dan meningkatkan relaksasi pasien.
| Item Type: | Thesis (Profesi) |
|---|---|
| Supervisors: | Prof. Nelwati, S. Kp., M. N., Ph.D;Ns. Dewi Murni, M. Kep |
| Uncontrolled Keywords: | nyeri;total knee arthroplasty;teknik pernapasan 4-7-8. |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Fakultas Keperawatan > Pendidikan Profesi Ners |
| Depositing User: | S1 Keperawatan Keperawatan |
| Date Deposited: | 24 Aug 2026 04:43 |
| Last Modified: | 24 Aug 2026 04:43 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/530943 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]