Zulhendra, Riko (2026) Studi Alternatif Perbaikan Tanah Dasar Proyek Jalan Tol Trans Sumatera Ruas Pekanbaru – Padang Seksi Sicincin – Lubuk Alung – Padang STA 0+500 – STA 0+950. Profesi thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
1. Cover dan Abstrak.pdf - Published Version Download (6MB) |
|
|
Text (Bab I)
2. Bab I.pdf - Published Version Download (6MB) |
|
|
Text (Bab Penutup)
3. Bab Penutup.pdf - Published Version Download (6MB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
4. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (6MB) |
|
|
Text (Profesi Fulltext)
5. Profesi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (6MB) | Request a copy |
Abstract
Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera Ruas Pekanbaru–Padang Seksi Sicincin–Lubuk Alung–Padang memerlukan penanganan tanah dasar karena keberadaan lapisan tanah lunak yang berpotensi mengalami penurunan dan ketidakstabilan akibat beban timbunan. Desain awal pada segmen STA 0+500–STA 1+600 menggunakan metode Prefabricated Vertical Drain (PVD) yang dikombinasikan dengan preloading. Namun, hasil investigasi tambahan menggunakan CPTu pada STA 0+600 serta perubahan kondisi lapangan akibat penggalian sedalam 1,0–1,5 m menunjukkan bahwa metode tersebut perlu dievaluasi. Kajian ini bertujuan menganalisis alternatif perbaikan tanah berupa replacement preloading pada segmen STA 0+500–STA 0+900 berdasarkan kondisi tanah aktual. Analisis dilakukan menggunakan data SPT, CPTu, geometri timbunan, dan dokumen perencanaan, meliputi interpretasi stratigrafi dan parameter tanah, perhitungan penurunan dan waktu konsolidasi, evaluasi daya dukung, analisis tahapan penimbunan, stabilitas timbunan, serta perbandingan dengan desain PVD preloading. Hasil interpretasi CPTu menunjukkan lapisan tanah lunak yang berpengaruh terhadap penurunan berada hingga kedalaman sekitar 3,6 m dari permukaan tanah awal. Total tambahan beban konstruksi dan operasional diperkirakan sebesar 99 kPa, dengan estimasi penurunan konsolidasi sebesar 1,33 m dan waktu untuk mencapai derajat konsolidasi 90% sekitar 65 hari. Daya dukung izin awal tanah dasar sebesar 24 kPa belum mampu menahan beban secara langsung. Setelah dilakukan penggantian tanah menggunakan material sirtu, penimbunan dan preloading bertahap, peningkatan kuat geser akibat konsolidasi, serta pemasangan dua lapis geotekstil woven, daya dukung diperkirakan meningkat menjadi 100,02 kPa. Faktor keamanan stabilitas timbunan pada tahap I, tahap II, dan kondisi layan masing-masing sebesar 4,97; 2,71; dan 2,093 sehingga memenuhi kriteria minimum. Dibandingkan desain PVD preloading, metode replacement preloading memiliki waktu konsolidasi yang lebih singkat dan estimasi biaya konstruksi yang relatif lebih rendah. Dengan demikian, metode tersebut dapat dipertimbangkan sebagai alternatif perbaikan tanah yang sesuai dengan kondisi aktual, dengan pelaksanaan bertahap dan monitoring menggunakan settlement plate, piezometer, serta inklinometer.
| Item Type: | Thesis (Profesi) |
|---|---|
| Supervisors: | Dr. Rina Yuliet, S.T., M.T., IPM |
| Uncontrolled Keywords: | tanah lunak; replacement preloading; CPTu; penurunan konsolidasi; daya dukung; stabilitas timbunan. |
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Pascasarjana (S2) > Pendidikan Profesi Insinyur |
| Depositing User: | Profesi Insinyur Insinyur |
| Date Deposited: | 24 Aug 2026 04:32 |
| Last Modified: | 24 Aug 2026 04:32 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/530843 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric