Putri, Zahra Aulia (2026) Potensi Bakteri Pembentuk Biofilm Dalam Mendegradasi Chlorpyrifos dan Methidathion. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover & Abstrak)
01. Cover.pdf - Published Version Download (394kB) |
|
|
Text (BAB 1 Pendahuluan)
02. BAB I.pdf - Published Version Download (272kB) |
|
|
Text (BAB V Kesimpulan dan Saran)
03. BAB V.pdf - Published Version Download (264kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (311kB) |
|
|
Text (Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian tentang potensi bakteri pembentuk biofilm dalam mendegradasi chlorpyrifos dan methidathion telah dilaksanakan pada November 2025–Juni 2026 di Laboratorium Riset Mikrobiologi, Departemen Biologi, FMIPA, Universitas Andalas, Padang, serta di PT Eurofins Angler Biochemlab, Surabaya. Penelitian bertujuan mengisolasi bakteri dari sampel Danau Singkarak menggunakan medium selektif yang diperkaya chlorpyrifos dan methidathion 20 ppm, menguji kemampuan isolat dalam membentuk biofilm, serta menguji kemampuan isolat pembentuk biofilm dalam mendegradasi kedua pestisida tersebut. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan teknik purposive random sampling. Tahapan penelitian meliputi isolasi bakteri, uji pembentukan biofilm, dan uji biodegradasi secara tunggal maupun konsorsium. Uji biodegradasi dirancang dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial, faktor jenis pestisida (chlorpyrifos dan methidathion) dan jenis perlakuan (isolat tunggal, konsorsium, dan kontrol), masing-masing enam ulangan selama 30 hari. Konsentrasi residu pestisida dianalisis menggunakan liquid chromatography-tandem mass spectrometry (LC-MS/MS), dan data dianalisis dengan ANOVA dilanjutkan uji lanjut (post hoc). Ditemukan tujuh isolat bakteri dari medium yang diperkaya chlorpyrifos dan methidathion, dua di antaranya (BST-4 dan BST-7) positif membentuk biofilm dan selanjutnya diuji kemampuan biodegradasinya. Hasil uji lanjut Tukey HSD menunjukkan konsentrasi akhir chlorpyrifos dan methidathion berbeda nyata antarperlakuan (p < 0,05), menandakan jenis perlakuan bakteri berpengaruh signifikan terhadap penurunan konsentrasi kedua pestisida. Seluruh perlakuan yang diinokulasi bakteri mampu menurunkan konsentrasi kedua pestisida dibandingkan kontrol, dengan persentase degradasi tertinggi pada perlakuan konsorsium (BST-K), yaitu 35,33% terhadap chlorpyrifos dan 49,82% terhadap methidathion.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Dr. Fuji Astuti Febria, M.Si |
| Uncontrolled Keywords: | biofilm; chlorpyrifos; methidathion; biodegradasi |
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) Q Science > QR Microbiology |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > S1 Biologi |
| Depositing User: | S1 Biologi Biologi |
| Date Deposited: | 24 Aug 2026 08:24 |
| Last Modified: | 24 Aug 2026 08:24 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/530823 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]