Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kekerasan Dalam Rumah Tangga pada Perempuan Di Kecamatan Mandiangin Koto Selayan Kota Bukittinggi Tahun 2026

K, Dianda Arza Nabila (2026) Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kekerasan Dalam Rumah Tangga pada Perempuan Di Kecamatan Mandiangin Koto Selayan Kota Bukittinggi Tahun 2026. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (01. Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version

Download (276kB)
[img] Text (02. BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (298kB)
[img] Text (03. BAB VI)
03. BAB VI.pdf - Published Version

Download (302kB)
[img] Text (04. Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (194kB)
[img] Text (05. Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (6MB) | Request a copy

Abstract

Data laporan kekerasan dalam rumah tangga terhadap perempuan dewasa di Kota Bukittinggi menunjukkan bahwa Kecamatan Mandiangin Koto Selayan menjadi wilayah dengan jumlah kasus tertinggi selama periode 2020 hingga 2024 dengan 16 kasus pada tahun 2024. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kekerasan dalam rumah tangga pada perempuan di Kecamatan Mandiangin Koto Selayan Kota Bukittinggi tahun 2026. Penelitian Kuantitatif, desain cross-sectional, terdapat 110 sampel dari 13.309 populasi. Teknik pengambilan sampel yaitu snowball sampling menggunakan kuesioner. Data dianalisis secara univariat, secara bivariat menggunakan uji Chi-square, serta secara multivariat menggunakan regresi logistik ganda. Hasil penelitian menunjukkan hampir separuh (43,6%) responden mengalami kekerasan dalam rumah tangga. Terdapat hubungan tingkat pendidikan (p=0,020;OR=3,12), keyakinan yang membenarkan kekerasan (p=0,000;OR=10,5), riwayat terlibat kekerasan (p=0,001;OR=4,32), komunikasi dalam keluarga (p=0,000;OR=11,53), dukungan sosial keluarga (p=0,000;OR=26,95). Tidak terdapat hubungan usia saat menikah (p=0,436) dan status pekerjaan (p=0,365). Variabel yang paling dominan adalah dukungan sosial keluarga (OR=28,98). Hampir separuh responden mengalami kekerasan dalam rumah tangga. Dukungan sosial keluarga merupakan faktor paling dominan berhubungan dengan kejadian KDRT pada perempuan. Oleh karena itu, penguatan dukungan sosial keluarga perlu menjadi fokus dalam upaya pencegahan KDRT pada perempuan.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dr. Mery Ramadani, S.KM., M.KM.; Hamidatul Yuni, S.ST., M.Kes.
Uncontrolled Keywords: Perempuan; KDRT; Dukungan Sosial Keluarga; Komunikasi Keluarga; Riwayat Terlibat Kekerasan
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman
H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare
Divisions: Fakultas Kesehatan Masyarakat > S1 Kesehatan Masyarakat
Depositing User: S1 Kesehatan Masyarakat
Date Deposited: 24 Aug 2026 04:14
Last Modified: 24 Aug 2026 04:14
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/530729

Actions (login required)

View Item View Item