Susi, Susi (2026) Pengembangan Sistem Oral Health Casemix pada Sistem Jaminan Kesehatan Nasional di Rumah Sakit Tipe C di Kota Padang. S3 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version Download (242kB) |
|
|
Text (Pendahuluan)
02. BAB I.pdf - Published Version Download (447kB) |
|
|
Text (BAB IV)
03. BAB IV.pdf - Published Version Download (139kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (321kB) |
|
|
Text (Disertasi Lengkap)
05. Disertasi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (9MB) | Request a copy |
Abstract
ABSTRAK Latar Belakang: Penyakit gigi dan mulut dalam Sistem INA-CBGs belum mempunyai kelompok kasus (casemix) dan digabungkan ke dalam kelompok medis lain. Hal ini menyebabkan tarif yang tersedia belum berbasis pada biaya aktual dan tidak mencerminkan kompleksitas kasus tersebut. Kondisi ini menyebabkan pembayaran yang diterima rumah sakit mungkin tidak sesuai dengan sumber daya yang digunakan, sehingga berdampak pada kualitas pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem oral health casemix pada Jaminan Kesehatan Nasional di rumah sakit tipe C di Kota Padang. Desain penelitian deskriptif eksploratif. Metode: Penelitian dilakukan di RSUD, SPH dan RS Naili dengan sampel e-rekam medis pasien penyakit gigi dan mulut tahun 2020–2023 sebanyak 31.587 rawat jalan dan 2.275 rawat inap. Penelitian ini menghasilkan kode casemix Oral Health untuk rawat jalan sebanyak 22 kode dan untuk rawat inap sebanyak 14 kode. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa unit cost rawat jalan di rumah sakit pemerintah adalah Rp. 387.098 dengan tarif hasil perhitungan Rp 420.922, sedangkan unit cost di rumah sakit swasta Rp. 184.343 dengan tarif perhitungan Rp. 145.879. Unit cost rawat inap di rumah sakit pemerintah Rp. 13. 941.315 dengan tarif hasil perhitungan Rp. 12,211.154 sedangkan unit cost rumah sakit swasta Rp. 9.093.226 dengan tarif hasil perhitungan Rp.7.261320. Terdapat perbedaan biaya antara unit cost dan tarif pada INA CBGs (p-value < 0,05). Koefisien tarif rumah sakit sangat tinggi dan heterogen. Kesimpulan: Kode Oral Health Casemix yang dihasilkan mampu mencerminkan kompleksitas pelayanan yang diberikan. Saran: Rumah sakit perlu melakukan upaya efisiensi biaya operasional serta memperkuat manajemen pembiayaan untuk meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan rumah sakit. Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan untuk menyusun kebijakan terkait pelayanan kesehatan gigi.
| Item Type: | Thesis (S3) |
|---|---|
| Supervisors: | Prof. Dr. dr. Rizanda Machmud, M.Kes, FISPH, FISCM; Prof. Dr. Syed Mohamed Aljunid, M.D, M.Sc; Prof. Dr. drg. Tri Erri Astoeti, M.Kes, FISDPH, FISPD |
| Uncontrolled Keywords: | Oral Health Casemix; INA CBGs; Kode; Unit Cost; Tarif |
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > S3 Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | S3 Kesehatan Masyarakat |
| Date Deposited: | 24 Aug 2026 02:56 |
| Last Modified: | 24 Aug 2026 02:56 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/530648 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric