Adil, Dwi Honesty Kemala (2026) Manajemen Krisis Universitas Andalas dalam Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Alat Laboratorium Sentral. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan abstrak.pdf - Published Version Download (576kB) |
|
|
Text (BAB 1)
BAB 1 Pendahuluan.pdf - Published Version Download (325kB) |
|
|
Text (Penutup)
Penutup.pdf - Published Version Download (282kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka-100-103.pdf - Published Version Download (277kB) |
|
|
Text (Skripsi Dwi Honesty Kemala Adil Full Text)
Skripsi Full Text (2).pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Kasus dugaan korupsi pengadaan alat laboratorium sentral Universitas Andalas awalnya terjadi di tahun 2022 dan kemudian mengalami eskalasi menjadi krisis reputasi bagi organisasi di tahun 2025 setelah mendapat perhatian luas dari media dan publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen krisis yang dilakukan oleh Universitas Andalas dalam menangani rangkaian kasus ini menggunakan kerangka teori Image repair yang dikemukakan oleh Benoit (1997). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari pihak Universitas Andalas, media massa, dan pers mahasiswa yang terlibat dalam perkembangan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen krisis di Universitas Andalas di lakukan dalam beberapa strategi meliputi corrective action melalui audit dan konsolidasi internal, bolstering dengan menegaskan komitmen terhadap proses hukum dan asas praduga tak bersalah, minimization melalui pembingkaian isu intimidasi pers mahasiswa sebagao benyuk miskomunikasi, dan mortification berupa penyampaian permintaan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa respons awal universitas lebih fokus pada penanganan internal dan penghormatan terhadap proses hukum dibandingkan komunikasi publik. Namun pada prosesnya terdapat beberapa aspek yang perlu dioptimalkan seperti koordinasi komunikasi antar unit organisasi dan ketepatan waktu dalam berkomunikasi kepada publik agar organisasi tidak kehilangan momentum untuk membangun narasi institusi sejak awal.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Yayuk Lestari, S.Sos., MA; Ilham Havifi, M.Ikom |
| Uncontrolled Keywords: | image repair; manajemen krisis; corrective action; bolstering; minimization; mortification |
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > S1 Ilmu Komunikasi |
| Depositing User: | S1 Ilmu Komunikasi |
| Date Deposited: | 24 Aug 2026 04:30 |
| Last Modified: | 24 Aug 2026 04:30 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/530551 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric