ANALISIS RANTAI PASOK KOPI DI KABUPATEN TANAH DATAR PROVINSI SUMATERA BARAT

Queen, Rahmi M (2019) ANALISIS RANTAI PASOK KOPI DI KABUPATEN TANAH DATAR PROVINSI SUMATERA BARAT. Diploma thesis, UNIVERSITAS ANDALAS.

[img] Text (Cover & Abstrak)
COVER & ABSRTAK.pdf - Published Version

Download (209kB)
[img] Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version

Download (386kB)
[img] Text (BAB VI)
BAB VI.pdf - Published Version

Download (193kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (106kB)
[img] Text (Skripsi Full Text)
TA FULL.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

Indonesia adalah negara ke empat penghasil kopi terbesar di dunia dan penghasil kopi kedua terbesar setelah Vietnam di ASEAN. Permintaan kopi di Indonesia beberapa tahun terakhir di dalam dan luar negeri mengalami peningkatan mencapai 180.000 ton pada tahun 2018. Hal ini menjadikan kopi memiliki prospek yang baik sebagai salah satu prioritas pemerintah untuk meningkatkan ekonomi Indonesia. Sumatera Barat merupakan salah satu provinsi sentra penghasil kopi di Indonesia, yang memiliki lima kabupaten sentra penghasil kopi termasuk Kabupaten Tanah Datar.Kabupaten Tanah Datar memiliki potensi untuk meningkatkan produksi kopi, hal ini dapat dilihat dari luas lahan yang dimiliki dan jumlah kopi yang di produksi.Produksi kopi tersebar kedalam 13 kecamatan penghasil kopi di Kabupaten Tanah Datar yang membentuk sebuah sistem rantai pasok kopi. Rantai pasok kopi terdiri dari petani kopi sebagai penyedia biji kopi, pengepul sebagai perantara penjualan biji kopi, produsen penghasil bubuk kopi,distributor, retailer hingga konsumen sebagai pengguna akhir. Dampak dari kegiatan rantai pasok tersebut mengakibatkan terjadinya penambahan dan perubahan nilai pada produk kopi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rantai pasok kopi di Kabupaten Tanah Datar Sumatera Barat, dan menentukan usulan perbaikan untuk meningkatkan kinerja rantai pasok kopi di Kabupaten Tanah Datar. Metode yang digunakan untuk menganalisis rantai pasok yaitu metode penelitian deskriptif kualitatif dan metode Hayami untuk mengetahui besar nilai tambah dan mengetahui tingkat keuntungan yang diperoleh tiap pelaku. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan wawancara langsung dan penyebaran kuesioner untuk menentukan analisis rantai pasok. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat lima pola rantai pasok yang terbentuk di Nagari Koto Tuo, Kabupaten Tanah Datar. Setiap pola menggambarkan jangkauan pasar dari usaha kopi bubuk di Kabupaten Tanah Datar. Pola terbanyak yang digunakan produsen adalah pola ke 5 (Petani – Pengepul – Produsen – Pedagang Besar dan Pedagang Kecil – Konsumen). Proses yang terjadi pada rantai pasok mampu memberikan nilai tambah untuk tiap pelaku. Nilai tambah yang diperoleh tiap pelaku dalam rantai pasok kopi untuk setiap kg kopi/bulan adalah Petani sebesar Rp 8.446, Pengepul Rp 6.174, Produsen Rp 34.644, Pedagang Besar Rp 61.000, dan Pedagang Kecil Rp 2.716. Tingkat keuntungan yang diperoleh yaitu petani 74%, pengepul 98%, produsen kopi bubuk 84%, pedagang besar 88%, dan pedagang kecil 64%. Usulan perbaikan diberikan untuk pelaku rantai pasok agar dapat meningkatkan kinerja rantai pasok kopi. Usulan perbaikan yang diberikan yaitu membuat produk kawa daun yang terbuat dari daun kopi, mengembangkan variasi produk baru, meningkatkan teknologi produksi, meningkatkan pemasaran secara modern dan online, serta memperbaiki bentuk kemasan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu pelaku rantai pasok kopi di Nagari Koto Tuo Kabupaten Tanah Datar untuk meningkatkan nilai tambah dan kinerja rantai pasok. Kata Kunci: Kinerja, kopi, metode hayami, nilai tambah, pelaku, rantai pasok.

Item Type: Thesis (Diploma)
Primary Supervisor: Ir. ELITA AMRINA Ph.D. IPM
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Fakultas Teknik > Industri
Depositing User: S1 Teknik Industri
Date Deposited: 28 Oct 2019 09:39
Last Modified: 28 Oct 2019 09:39
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/53042

Actions (login required)

View Item View Item