Analisis Keberlanjutan Usaha Sapi Potong di Kabupaten Pesisir Selatan Dengan Pendekatan Multidimensional Scaling(MDS)

Latif, Ahmad (2026) Analisis Keberlanjutan Usaha Sapi Potong di Kabupaten Pesisir Selatan Dengan Pendekatan Multidimensional Scaling(MDS). S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version

Download (252kB)
[img] Text (BAB 1)
2. BAB 1.pdf - Published Version

Download (382kB)
[img] Text (BAB V Kesimpulan dan Saran)
03. BAB V Kesimpulan dan Saran.pdf - Published Version

Download (219kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (4MB)
[img] Text (Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (8MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keberlanjutan usaha sapi potong dari berbagai dimensi (ekologi, ekonomi, sosial, teknologi, dan kelembagaan) dan menganalisis atribut yang memengaruhi keberlanjutan usaha sapi potong di Kabupaten Pesisir Selatan. Kabupaten Pesisir Selatan merupakan daerah dengan populasi sapi potong tertinggi di Sumatera Barat, namun sistem usahanya masih didominasi dengan sistem tradisional yang menghadapi berbagai kendala dari aspek ekonomi, ekologi, sosial, teknologi, dan kelembagaan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan Multidimen-sional Scaling (MDS) menggunakan teknik Rapid Appraisal Livestock Sustaina-bility (RapLivestock). Data dikumpulkan melalui observasi, kuesioner, dan wa-wancara terhadap 100 responden yang tersebar di enam kecamatan sentra produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status keberlanjutan usaha sapi potong di Kabupaten Pesisir Selatan berada pada kategori cukup berkelanjutan dengan nilai indeks rata-rata sebesar 51,31%. Indeks masing-masing dimensi adalah dimensi ekologi/lingkungan 54,83% dengan status cukup berkelanjutan, dimensi ekonomi 50,03 dengan status cukup berkelanjutan, dimensi sosial 54,40% dengan status cukup berkelanjutan, dimensi teknologi 53,16% dengan status cukup berkelanjutan, dan dimensi kelembagaan 44,14% dengan status cukup berkelanjutan. Faktor-faktor yang mempengaruhi keberlanjutan usaha sapi potong terdiri atas 43 atribut yang tersebar dalam lima dimensi. Dari keseluruhan atribut terdapat 16 atribut yang tergolong sangat sensitif atau memiliki pengaruh besar terhadap keberlanjutan pada masing-masing dimensi.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dr. Ir. Hj Dwi Yuzaria SE, M.Si ; Dr. M Ikhsan Rias SE M.Si
Uncontrolled Keywords: Dimensi ekologi; ekonomi; sosial; teknologi; dan kelembagaan
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture
Divisions: Fakultas Peternakan > S1 Peternakan
Depositing User: S1 Peternakan Peternakan
Date Deposited: 20 Aug 2026 04:39
Last Modified: 20 Aug 2026 04:39
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/530293

Actions (login required)

View Item View Item