Badriah, Nurul (2026) Analisis Potensi Kandidat Antikanker dari Ekstrak Kulit Pohon Andalas (Morus macroura Miq.) terhadap Kanker Payudara melalui Pendekatan Network pharmacology dan Molecular docking. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
cover-abstrak.pdf - Published Version Download (403kB) |
|
|
Text (BAB 1)
BAB 1 PENDAHULUAN.pdf - Published Version Download (341kB) |
|
|
Text (BAB 6)
BAB AKHIR.pdf - Published Version Download (320kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (344kB) |
|
|
Text (SKRIPSI FULL TEXT)
skripsi nurul badriah.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (7MB) | Request a copy |
Abstract
Kanker payudara merupakan kanker dengan prevalensi tertinggi pada perempuan di Indonesia dan dunia. Keterbatasan terapi konvensional, seperti efek samping dan resistensi obat, mendorong perlunya terapi alternatif berbasis bahan alam. Pohon andalas (Morus macroura Miq.) diketahui kaya senyawa bioaktif, namun potensi antikankernya terhadap kanker payudara melalui pendekatan multitarget belum banyak dikaji. Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi kandidat antikanker dari ekstrak kulit pohon andalas terhadap kanker payudara melalui network pharmacology dan molecular docking. Penelitian ini bersifat deskriptif in silico, dilaksanakan pada Juli–Oktober 2025 dan Mei–Agustus 2026 di InviLab Bogor dan Padang. Senyawa diidentifikasi menggunakan LC-HRMS, lalu diseleksi berdasarkan drug-likeness, ADMET, toksisitas, dan aktivitas biologis. Network pharmacology dianalisis menggunakan SwissTargetPrediction, GeneCards, STRING, dan Cytoscape; molecular docking dilakukan dengan MOE terhadap tiga hub gene teratas hasil network pharmacology. Sebanyak 52 senyawa diidentifikasi, 22 di antaranya memenuhi seluruh kriteria seleksi. Network pharmacology menemukan 62 common target, dengan STAT3, CTNNB1, dan AKT1 sebagai hub gene utama yang diduga berperan pada jalur EGFR TKI resistance dan pathways in cancer. Redocking menunjukkan RMSD di bawah 2Å, sehingga metode docking dinyatakan valid. Macrourone C menunjukkan afinitas terbaik terhadap STAT3 dan AKT1, sementara Sorocein A terbaik terhadap CTNNB1, afinitas keduanya secara komputasional lebih baik dibanding obat pembanding. Macrourone C dan Sorocein A dari ekstrak kulit pohon andalas berpotensi sebagai kandidat agen antikanker payudara melalui pendekatan in silico. Temuan ini bersifat prediktif dan memerlukan validasi in vitro-in vivo lanjutan sebelum disimpulkan sebagai agen antikanker efektif.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | dr. Rauza Sukma Rita, Ph.D; Dra. Elmatris Sy, MS |
| Uncontrolled Keywords: | Kanker payudara; Morus macroura; network pharmacology; molecular docking; STAT3; CTNNB1; AKT1 |
| Subjects: | R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran |
| Depositing User: | S1 Ilmu Biomedis |
| Date Deposited: | 21 Aug 2026 04:48 |
| Last Modified: | 21 Aug 2026 04:48 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/529989 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]