PENGEMBANGAN MODEL JEEPI (JOURNEY OF EMPOWERMENT, EDUCATION AND PUBERTY INCLUSION) BAGI REMAJA DISABILITAS INTELEKTUAL RINGAN DAN SEDANG

NORMA, JEEPI MARGIYANTI (2026) PENGEMBANGAN MODEL JEEPI (JOURNEY OF EMPOWERMENT, EDUCATION AND PUBERTY INCLUSION) BAGI REMAJA DISABILITAS INTELEKTUAL RINGAN DAN SEDANG. S3 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover Abstrak)
cover abstrak.pdf - Published Version

Download (281kB)
[img] Text (Pendahuluan)
BAB I PENDAHULUAN.pdf - Published Version

Download (269kB)
[img] Text (Penutup)
BAB VII KESIMPULAN DAN REKOMENDASI.pdf - Published Version

Download (185kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (277kB)
[img] Text (Disertasi Fulltext)
Disertasi Norma.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Keterbatasan fungsi intelektual dan kemampuan adaptif pada remaja disabilitas intelektual menyebabkan mereka mengalami kesulitan dalam memahami perubahan yang terjadi selama pubertas dan menerapkan perilaku kesehatan secara mandiri. Kondisi ini menjadikan remaja disabilitas intelektual sebagai kelompok yang rentan mengalami berbagai masalah kesehatan reproduksi, kekerasan seksual, dan ketergantungan jangka panjang terhadap pengasuh. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Model JEEPIbagi remaja disabilitas intelektual ringan dan sedang. Penelitian ini menggunakan metode mixed method dengan desain exploratory sequential research yang dilaksanakan dalam 5 (lima) tahapan. Tahap 1 Analysis dengan metode kualitatif dan dilanjutkan dengan metode kuantitatif. Tahap 2 Design mendesain model, tahap 3 Develop membangun model dan modul bagi orang tua & modul bagi remaja. Tahap 4 Implementation implementasi modul pada remaja disabilitas intelektual. Tahap 5 Evaluation evaluasi implementasi model. Hasil penelitian studi kualitatif bahwa remaja disabilitas intelektual mengalami berbagai keterbatasan dalam menghadapi masa pubertas yang meliputi: Pengetahuan pubertas, Ketergantungan dalam perawatan diri, Kesulitan memahami batasan sosial dan seksual, Hambatan komunikasi, dan Peran orang tua yang belum maksimal. Untuk mengeneralisasi temuan tersebut dilanjutkan dengan metode kuantitatif di dapatkan hasil analisis chisquare variabel yang memiliki hubungan yakni pengetahuan (p: 0,036), kemampuan merawat diri (p: 0,007), status kesehatan (p: 0,050), peran orang tua (p: 0,006) dan peran tenaga kesehatan (p: 0,014). Hasil implementasi Model JEEPIbagi remaja disabilitas intelektual ringan dan sedang menunjukkan bahwa seluruh variabel mengalami peningkatan setelah intervensi dibuktikan dengan skor pretest dan posttest pada variabel pengetahuan (p-value: 0,007) kemampuan merawat diri (p-value: 0,011), peran orang tua (p-value: 0,018) dan perilaku pubertas sehat (p-value: 0,001). Hal ini menunjukkan bahwa modul pubertas sehat efektif dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku remaja disabilitas intelektual.

Item Type: Thesis (S3)
Supervisors: Prof. dr. Hardisman, MHID., Ph.D Prof. Dr. Alfan Miko, M.Si Dr. dr. Amel Yanis, Sp.KJ (K)
Uncontrolled Keywords: Model JEEPI, Remaja, Disabilitas Intelektual, Pubertas Sehat
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions: Fakultas Kedokteran > S3 Kesehatan Masyarakat
Depositing User: S3 Kesehatan Masyarakat
Date Deposited: 20 Aug 2026 15:04
Last Modified: 20 Aug 2026 15:04
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/529711

Actions (login required)

View Item View Item