Efek Radius Mata Pahat terhadap Cutting Temperature dan Cutting Force

Tarigan, Taufiqurrahman Arrazzaq (2026) Efek Radius Mata Pahat terhadap Cutting Temperature dan Cutting Force. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (01. Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version

Download (268kB)
[img] Text (02. BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (208kB)
[img] Text (03. BAB IV)
03. BAB IV.pdf - Published Version

Download (150kB)
[img] Text (04. Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (211kB)
[img] Text (05. Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Proses pemesinan merupakan salah satu proses manufaktur yang digunakan untuk menghasilkan komponen dengan dimensi dan kualitas permukaan sesuai kebutuhan. Proses ini dipengaruhi oleh berbagai parameter pemotongan, salah satunya adalah geometri pahat, khususnya radius mata pahat. Perubahan radius mata pahat memengaruhi luas kontak antara pahat, geram, dan benda kerja sehingga berdampak pada besarnya gaya potong (cutting force) serta temperatur pemotongan (cutting temperature). Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sejumlah radius mata pahat terhadap temperatur pemotongan dan gaya potong pada proses orthogonal cutting material AISI 1045 Steel menggunakan simulasi numerik ANSYS Explicit Dynamic. Penelitian dilakukan menggunakan simulasi numerik dua dimensi dengan material benda kerja AISI 1045 Steel yang dimodelkan menggunakan Johnson–Cook Strength dan Johnson–Cook Failure, sedangkan material pahat menggunakan tungsten sebagai benda rigid. Simulasi dilakukan dengan memvariasikan sejumlah radius mata pahat, sementara parameter pemotongan lainnya dibuat tetap. Data temperatur dan gaya potong dianalisis pada kondisi pemotongan yang telah mencapai keadaan stabil. Hasil simulasi menunjukkan bahwa peningkatan radius mata pahat menyebabkan temperatur pemotongan dan gaya potong meningkat. Hal ini disebabkan oleh bertambahnya luas kontak antara pahat, geram, dan benda kerja sehingga deformasi plastis serta gaya gesek selama proses pemotongan semakin besar. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa radius mata pahat berpengaruh signifikan terhadap temperatur pemotongan dan gaya potong pada proses orthogonal cutting. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pemilihan geometri pahat untuk meningkatkan efisiensi proses pemesinan.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Prof. Adek Tasri, Ph.D
Uncontrolled Keywords: Orthogonal cutting; radius mata pahat; cutting temperature; cutting force; ANSYS Explicit Dynamic; AISI 1045 Steel
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Divisions: Fakultas Teknik > S1 Teknik Mesin
Depositing User: S1 Teknik Mesin
Date Deposited: 18 Aug 2026 07:46
Last Modified: 18 Aug 2026 07:46
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/529514

Actions (login required)

View Item View Item