Pengaruh Inklusi Serat Selulosa Jerami pada Cairan Pemotongan Berbasis Minyak Kelapa terhadap Kekasaran Permukaan Produk Bubut

Prayoga, Defri (2026) Pengaruh Inklusi Serat Selulosa Jerami pada Cairan Pemotongan Berbasis Minyak Kelapa terhadap Kekasaran Permukaan Produk Bubut. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Absrak)
01. Cover dan Absrak.pdf - Published Version

Download (289kB)
[img] Text (BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (153kB)
[img] Text (BAB V)
03. BAB V.pdf - Published Version

Download (114kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (165kB)
[img] Text (Skripsi Fulltext)
05. Skirpsi Fulltext.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Permintaan proses pemesinan dalam industri manufaktur saat ini dan masa depannya adalah untuk menghasilkan produk dengan kualitas produktivitas yang tinggi, biaya rendah, efisiensi waktu, energi, dan sumber daya yang optimal. Untuk mencapai hal ini, perlu meningkatkan kecepatan proses pemesinan dan mengoptimalkan semua variabel yang terlibat. Salah satunya adalah penggunaan cairan pemotong dalam proses pembubutan baja dan pengaruhnya terhadap kualitas kekasaran permukaan produk yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi komposisi serat jerami yang di inklusi ke dalam cairan pemotongan berbahan minyak kelapa pada proses bubut, khususnya dalam hal kekasaran permukaan produk. Penelitian ini melakukan proses pembubutan pada baja ST37 dengan panjang benda kerja 300 mm, kedalaman potong 0,5 mm, dan variasi gerak makan 0,05 mm/rev serta 0,1 mm/rev. Kecepatan spindel putar yang digunakan adalah 900 rpm dengan tiga jenis media pendinginan, yaitu minyak kelapa dengan inklusi serat selulosa jerami (2%, 4%, dan 6%), minyak kelapa murni, serta dromus sebagai cairan pemotongan konvensional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inklusi serat selulosa jerami dalam minyak kelapa mampu menurunkan kekasaran permukaan benda kerja dibandingkan dengan minyak kelapa dan dromus. Konsentrasi optimal sebesar 6% pada gerak makan 0,05 mm/rev menghasilkan permukaan dengan kekasaran paling rendah. Penurunan kekasaran ini menunjukkan bahwa selulosa jerami berperan sebagai pelumas tambahan yang meningkatkan efisiensi cairan pemotongan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa minyak kelapa dengan inklusi serat selulosa jerami dapat menjadi alternatif cairan pemotongan ramah lingkungan yang lebih efektif dalam meningkatkan kualitas hasil pemesinan dibandingkan minyak kelapa murni dan dromus.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Ir. Adam Malik, M.Eng
Uncontrolled Keywords: Proses pemesinan; Serat jerami; Cutting fluid; Kekasaran permukaan; Pemesinan bubut; Inklusi.
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Divisions: Fakultas Teknik > S1 Teknik Mesin
Depositing User: S1 Teknik Mesin
Date Deposited: 28 Aug 2026 02:27
Last Modified: 28 Aug 2026 02:27
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/529495

Actions (login required)

View Item View Item