Putri, Asmita Maida (2026) Pengaruh Atorvastatin Tunggal dan Kombinasi Atorvastatin dengan Fenofibrate terhadap Profil Lipid pada Pasien Penyakit Jantung Koroner di RSUP Dr. M.Djamil Padang. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (01. Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version Download (334kB) |
|
|
Text (02.BAB 1)
02. BAB 1.pdf - Published Version Download (263kB) |
|
|
Text (03. BAB IV)
03. BAB IV.pdf - Published Version Download (493kB) |
|
|
Text (04. DAFTAR PUSTAKA)
04. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (222kB) |
|
|
Text (05. Skripsi Fulltext)
05. Skripsi fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Penyakit Jantung Koroner (PJK) merupakan salah satu penyakit kardiovaskular berbasis aterosklerosis yang berpotensi menyebabkan terjadinya infark miokard. Penyakit kardiovaskular berkontribusi terhadap sekitar 17 juta kematian setiap tahun, dengan angka prevalensi PJK di Provinsi Sumatera Barat dilaporkan berkisar antara 1,5 hingga 2,2%. Oleh karena itu, pengendalian profil lipid menjadi aspek penting dalam upaya menurunkan risiko kejadian kardiovaskular. Penelitian ini bertujuan untuk menilai perubahan profil lipid yang berkaitan dengan risiko infark miokard pada pasien PJK yang mendapatkan terapi atorvastatin tunggal dibandingkan dengan terapi kombinasi atorvastatin dan fenofibrate. Penelitian ini menggunakan desain observasional retrospektif dengan melibatkan 388 pasien PJK. Parameter yang dievaluasi meliputi kadar kolesterol total, low-density lipoprotein (LDL), high-density lipoprotein (HDL), serta trigliserida sebelum dan setelah pemberian terapi. Analisis data dilakukan menggunakan perangkat lunak SPSS versi 25, meliputi uji normalitas dan uji chi-square untuk membandingkan karakteristik sosiodemografi dan klinis antar kelompok terapi. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang bermakna secara statistik pada karakteristik sosiodemografi maupun klinis antara kedua kelompok (p > 0,05). Sebagian besar pasien berjenis kelamin laki-laki, berada pada rentang (18- 59 tahun), memiliki status bekerja, dan tingkat pendidikan menengah. Dari aspek klinis, mayoritas pasien memiliki kejadian infark miokard dengan lama rawat inap antara 1-5 hari serta tanpa adanya komorbiditas. Kedua regimen terapi menunjukkan perbaikan pada profil lipid, namun tidak ditemukan perbedaan efektivitas yang signifikan secara statistik antara monoterapi dan kombinasi (p > 0,05). Dengan demikian, kedua pilihan terapi tersebut memiliki efektivitas yang sebanding dalam memperbaiki profil lipid sebagai faktor risiko infark miokard pada pasien PJK.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | apt. Dita Permatasari, S.Farm, M.Farm : apt. Najmiatul Fitria, M.Farm , Ph.D |
| Uncontrolled Keywords: | PJK; HDL;LDL; Atorvastatin; Fenofibrate; Trigliserida |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Fakultas Farmasi > S1 Farmasi |
| Depositing User: | S1 Farmasi Farmasi |
| Date Deposited: | 15 Aug 2026 08:28 |
| Last Modified: | 15 Aug 2026 08:28 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/529323 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric