Gambaran Kejadian Nefropati Diabetik pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di RSUP Dr. M. Djamil Padang

Amalia, Dinda Amalia (2026) Gambaran Kejadian Nefropati Diabetik pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di RSUP Dr. M. Djamil Padang. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
01. COVER & ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (293kB)
[img] Text (BAB 1)
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (149kB)
[img] Text (BAB IV)
03. BAB IV.pdf - Published Version

Download (133kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (180kB)
[img] Text (Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Diabetes melitus (DM) tipe 2 merupakan penyakit metabolik kronis yang dapat menyebabkan komplikasi mikrovaskular, salah satunya nefropati diabetik, yang berpotensi menurunkan fungsi ginjal hingga gagal ginjal terminal. Lama menderita DM, kontrol glikemik, dan riwayat hipertensi diduga berperan dalam perkembangan komplikasi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pasien, distribusi pola terapi, serta menganalisis perbedaan kategori estimated Glomerular Filtration Rate (eGFR) dan stadium albuminuria berdasarkan faktor-faktor risiko pada pasien DM tipe 2 dengan nefropati diabetik di RSUP Dr. M. Djamil Padang. Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan desain retrospektif menggunakan data sekunder rekam medis pasien rawat inap tahun 2024. Sebanyak 134 pasien yang memenuhi kriteria inklusi dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji Pearson Chi-Square dan Fisher's Exact. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pasien berjenis kelamin perempuan (53,7%), berusia dewasa (60,4%), menggunakan terapi insulin (68,7%), memiliki lama menderita DM ≥5 tahun (76,9%), kontrol glikemik tidak terkontrol (52,2%), dan riwayat hipertensi (79,9%). Sebagian besar pasien berada pada kategori eGFR G5 (76,1%) dan stadium albuminuria A3 (72,3%). Terdapat perbedaan distribusi stadium albuminuria yang bermakna berdasarkan lama menderita DM (p=0,022), kontrol glikemik (p=0,048), dan riwayat hipertensi (p<0,001). Sebaliknya, tidak terdapat perbedaan distribusi kategori eGFR yang bermakna berdasarkan lama menderita DM (p=0,443), kontrol glikemik (p=0,771), dan riwayat hipertensi (p=0,821). Dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan distribusi stadium albuminuria yang signifikan berdasarkan lama menderita DM, kontrol glikemik, dan riwayat hipertensi pada pasien DM tipe 2 dengan nefropati diabetik.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: apt. Dita Permatasari, M.Farm; apt. Elsa Badriyya, M.Si
Uncontrolled Keywords: Diabetes Melitus Tipe 2; Nefropati Diabetik; eGFR; Albuminuria; Faktor Risiko
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Fakultas Farmasi > S1 Farmasi
Depositing User: S1 Farmasi Farmasi
Date Deposited: 15 Aug 2026 08:20
Last Modified: 20 Aug 2026 08:06
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/529302

Actions (login required)

View Item View Item