Julisa, Laura Tri (2026) Analisis Dampak Kebijakan Moneter terhadap Kredit Hijau di Indonesia. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
01. Cover dan Abstrak.pdf - Published Version Download (524kB) |
|
|
Text (BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version Download (338kB) |
|
|
Text (BAB V)
03. BAB V.pdf - Published Version Download (401kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (307kB) |
|
|
Text (Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Akselerasi pembiayaan berkelanjutan melalui penyaluran Kredit Hijau merupakan instrumen krusial dalam mendukung komitmen Net Zero Emission (NZE) di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah instrumen kebijakan moneter (Suku Bunga dan Giro Wajib Minimum), likuiditas (Jumlah Uang Beredar), serta stabilitas makroekonomi (Inflasi dan Nilai Tukar) memiliki kointegrasi terhadap Kredit Hijau. Penelitian ini menggunakan data time series bulanan periode Januari 2019 – Juni 2025 dengan metode Autoregressive Distributed Lag (ARDL). Hasil estimasi mengonfirmasi adanya kointegrasi jangka panjang antarvariabel. Dalam jangka panjang, Giro Wajib Minimum terbukti membatasi Kredit Hijau secara signifikan akibat sensitivitas likuiditas perbankan, sedangkan Jumlah Uang Beredar menjadi pendorong utamanya. Sebaliknya, Suku Bunga, Inflasi, dan Nilai Tukar tidak signifikan dalam jangka panjang, yang memvalidasi hipotesis netralitas uang jangka panjang. Dalam jangka pendek, dinamika antarvariabel bersifat fluktuatif. Jumlah Uang Beredar memberikan stimulus positif di bulan berjalan namun mengalami penyesuaian korektif di periode lag. Suku Bunga merespons dengan efek tunda (time lag), sementara Inflasi dan Nilai Tukar memberikan stimulus positif melalui jalur substitusi energi impor. Temuan ini menegaskan pentingnya sinergi kebijakan moneter makroprudensial dan insentif likuiditas tematik untuk mengakselerasi pembiayaan sektor keuangan berkelanjutan secara optimal. Sinergi ini krusial untuk memastikan bahwa Kredit Hijau tidak hanya berjalan sebagai pemenuhan kewajiban formalitas, melainkan hadir sebagai pendorong utama transformasi struktural ekonomi Indonesia menuju pembangunan berwawasan lingkungan.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Rini Rahmahdian, S, S.E., M.S.E. |
| Uncontrolled Keywords: | Kredit Hijau; Giro Wajib Minimum; Suku Bunga; Jumlah Uang Beredar; Inflasi; Nilai Tukar; Kebijakan Moneter; Autoregressive Distributed Lag |
| Subjects: | H Social Sciences > HB Economic Theory H Social Sciences > HC Economic History and Conditions H Social Sciences > HG Finance |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis > S1 Ekonomi |
| Depositing User: | S1 Ekonomi Ekonomi |
| Date Deposited: | 19 Aug 2026 08:34 |
| Last Modified: | 19 Aug 2026 08:34 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/529212 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]