Nabiela, Azkiya (2026) Karakteristik Kasus Entropion di Kota Padang. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
01. Cover dan Abstrak.pdf - Published Version Download (224kB) |
|
|
Text (BAB I)
02. Bab I.pdf - Published Version Download (156kB) |
|
|
Text (BAB VI)
03. Bab VI.pdf - Published Version Download (35kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (166kB) |
|
|
Text (Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (6MB) | Request a copy |
Abstract
Entropion merupakan malposisi palpebra berupa inversi tepi palpebra ke arah bola mata yang dapat menyebabkan iritasi permukaan okular hingga komplikasi kornea. Data mengenai karakteristik kasus entropion di Kota Padang masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik kasus entropion di Kota Padang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif retrospektif menggunakan data rekam medis pasien entropion di RSUP Dr. M. Djamil Padang, RSKM Regina Eye Center Padang, dan Semen Padang Hospital periode Juli 2023–Juni 2025. Sampel penelitian berjumlah 31 pasien yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dianalisis secara univariat untuk mengetahui distribusi karakteristik demografi (usia dan jenis kelamin), klinis, faktor risiko, dan tatalaksana pasien entropion. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien entropion paling banyak berada pada kelompok usia ≥60 tahun (51,6%) dan berjenis kelamin perempuan (54,8%). Lateralisasi terbanyak adalah palpebra bawah bilateral (35,5%) dan jenis entropion yang paling dominan adalah entropion involusional (74,2%). Keluhan terbanyak berupa sensasi benda asing di mata (83,9%), sebagian besar pasien belum mengalami keterlibatan kornea (77,4%), dan faktor risiko yang paling banyak ditemukan adalah usia lanjut (74,2%). Seluruh pasien mendapatkan terapi obat topikal mata dan 93,5% menjalani operasi koreksi entropion. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa karakteristik kasus entropion di Kota Padang didominasi oleh usia lanjut, perempuan, dan entropion involusional dengan keterlibatan terbanyak pada palpebra bawah bilateral. Sensasi benda asing merupakan keluhan utama, sebagian besar pasien belum mengalami keterlibatan kornea, dan tatalaksana yang paling banyak diberikan adalah operasi koreksi entropion.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Dr. dr. Hendriati, Sp.M(K) ; dr. Shinta Ayu Intan, Sp.PA |
| Uncontrolled Keywords: | Entropion; Kelopak Mata; Involusional; Karakteristik |
| Subjects: | R Medicine > RE Ophthalmology |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > S1 Kedokteran |
| Depositing User: | S1 Kedokteran Kedokteran |
| Date Deposited: | 15 Aug 2026 03:01 |
| Last Modified: | 15 Aug 2026 03:01 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/529179 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric