Pebriani, Dwi (2026) Hubungan Interaksi Sosial dan Aktivitas Fisik dengan Fungsi Kognitif pada Lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Kasih Sayang Ibu di Batusangkar. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
COVER DAN ABSTRAK (2).pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (319kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB I (Pendahuluan))
BAB I.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (417kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB VII (Kesimpulan dan Saran))
BAB VII.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (210kB) | Request a copy |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA (1).pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (308kB) | Request a copy |
|
|
Text (Skripsi Full Text)
SKRIPSI FULL TEXT.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Lansia merupakan kelompok usia yang rentan mengalami penurunan fungsi kognitif akibat proses penuaan. Penurunan fungsi kognitif dapat mempengaruhi kemampuan berfikir, mengingat dan komunikasi sehingga berdampak pada menurunnya interaksi sosial serta keterlibatan lansia dalam aktivitas fisik. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan interaksi sosial dan aktivitas fisik dengan fungsi kognitif pada lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Kasih Sayang Ibu Batusangkar. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 61 lansia yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner interaksi sosial, Physical Activity Scale for the Elderly (PASE), dan Mini Mental State Examination (MMSE). Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki fungsi kognitif normal (57,4%), interaksi sosial tinggi (73,8%), dan aktivitas fisik tinggi (67,2%). Analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara interaksi sosial dengan fungsi kognitif (P=0,003) serta antara aktivitas fisik dengan fungsi kognitif (P=0,001). Disimpulkan bahwa interaksi sosial dan aktivitas fisik berhubungan dengan fungsi kognitif pada lansia. Oleh karena itu, panti sosial disarankan mempertahankan dan meningkatkan program yang telah mendukung interaksi sosial dan aktivitas fisik lansia secara berkala serta melakukan pemantauan fungsi kognitif secara berkala untuk membantu mempertahakan fungsi kognitif lansia.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Ns. Siti Yuliharni, S.Kep., M.Kep., Sp.Kep.Kom ; Ns. Randy Refnandes. S.Kep., M.Kep |
| Uncontrolled Keywords: | Interaksi Sosial, Aktivitas Fisik, Fungsi Kognitif, Lansia |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Fakultas Keperawatan > S1 Keperawatan |
| Depositing User: | S1 Keperawatan Keperawatan |
| Date Deposited: | 14 Aug 2026 08:31 |
| Last Modified: | 14 Aug 2026 08:31 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/529169 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric