Khalila, Mahdizal (2026) Pembentukan Publik Afektif di Kolom Komentar YouTube: Analisis Sentimen dan Tematik pada Seri Video Ferry Irwandi Tentang Bencana Sumatera 2025. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (01. Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version Download (256kB) |
|
|
Text (02. Bab I)
02. Bab I.pdf - Published Version Download (249kB) |
|
|
Text (03. Bab V)
03. Bab V.pdf - Published Version Download (213kB) |
|
|
Text (04. Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (238kB) |
|
|
Text (05. Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (4MB) | Request a copy |
Abstract
Bencana hidrometeorologi yang melanda Pulau Sumatera pada akhir 2025 menelan lebih dari seribu jiwa, namun pemerintah pusat memutuskan untuk tidak menetapkannya sebagai bencana nasional. Keputusan tersebut memicu gelombang ekspresi publik yang masif di kolom komentar YouTube, terutama pada seri sembilan video konten kreator Ferry Irwandi. Penelitian ini bertujuan (1) mengidentifikasi distribusi sentimen positif, negatif, dan netral pada komentar publik, serta (2) menganalisis bagaimana publik afektif terbentuk dan beroperasi dalam komentar tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods sequential explanatory dengan kerangka Affective Publics Papacharissi. Tahap kuantitatif menerapkan analisis sentimen berbantuan Large Language Model (GPT 5.4) atas 19.121 komentar valid; model diposisikan sebagai alat bantu pengodean dan divalidasi melalui kesepakatan manusia-mesin (akurasi 86,47%; Cohen’s Kappa 0,7656) serta uji test-retest (Fleiss’ Kappa 0,9253). Tahap kualitatif menerapkan analisis tematik Braun dan Clarke (2006). Hasil penelitian menunjukkan sentimen positif mendominasi (51,41%), diikuti negatif (34,87%) dan netral (13,72%). Distribusi temporal memperlihatkan tiga fase arus afeksi: kemarahan, solidaritas, dan refleksi. Publik afektif terbentuk melalui repetisi frasa kunci seperti “Lekas pulih Bumi Andalasku” dan “dari rakyat untuk rakyat”, akumulasi discursive density, serta amplifikasi teknis melalui likes, reply, dan praktik komunal “Up”. Ferry Irwandi berfungsi sebagai simpul afektif yang menggabungkan calibrated amateurism dan kredibilitas personal. Publik afektif ini juga menghasilkan semantic agency dengan menamai krisis sebagai “bencana keserakahan”, serta memunculkan liminal power berupa tegangan antara solidaritas sipil dan kritik atas absennya negara. Temuan penelitian menunjukkan bahwa resonansi afektif dalam kolom komentar berjalan seiring dengan mobilisasi dukungan material, termasuk donasi Rp10,3 miliar dari 87.692 donatur dalam 24 jam, meskipun donasi tersebut tidak dipahami sebagai akibat tunggal dari afeksi di kolom komentar.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Annisa Anindya, M.Si ; Yayuk Lestari, M.A |
| Uncontrolled Keywords: | affective publics; analisis sentimen; analisis tematik; bencana Sumatera 2025,;Ferry Irwandi; YouTube; komunikasi krisis; Large Language Model |
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) H Social Sciences > HM Sociology J Political Science > JA Political science (General) |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > S1 Ilmu Komunikasi |
| Depositing User: | S1 Ilmu Komunikasi |
| Date Deposited: | 14 Aug 2026 02:19 |
| Last Modified: | 14 Aug 2026 02:19 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/529123 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]