Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Calon Pengantin dalam Melaksanakan Skrining Pranikah di Kecamatan Kuranji Kota Padang Tahun 2026

Balqis, Chintia Ayu (2026) Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Calon Pengantin dalam Melaksanakan Skrining Pranikah di Kecamatan Kuranji Kota Padang Tahun 2026. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
abstrak.pdf - Published Version

Download (325kB)
[img] Text (BAB 1 Pendahuluan)
BAB 1 Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (258kB)
[img] Text (Penutup)
Penutup.pdf - Published Version

Download (185kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (4MB)
[img] Text (Skripsi Full text)
Skripsi FullText.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (7MB) | Request a copy

Abstract

Skrining pranikah yang tidak lengkap dapat menyebabkan risiko kesehatan pada calon pengantin perempuan tidak terdeteksi sebelum kehamilan, seperti anemia, status gizi kurang, penyakit infeksi, dan masalah kesehatan reproduksi. Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko komplikasi kehamilan serta luaran kesehatan ibu dan bayi yang kurang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kepatuhan calon pengantin perempuan dalam melaksanakan skrining pranikah di Kecamatan Kuranji, Kota Padang tahun 2026. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 44 calon pengantin perempuan yang terdaftar di KUA Kuranji dan melaksanakan skrining pranikah di Puskesmas Ambacang, Puskesmas Belimbing, atau Puskesmas Kuranji. Data primer dikumpulkan menggunakan kuesioner, sedangkan data sekunder diperoleh melalui observasi rekam medis. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Mann-Whitney, Chi-square, dan Fisher’s exact. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berusia ≥21 tahun (93,2%), berpendidikan tinggi (59,1%), bekerja (75,0%), memiliki pengetahuan baik (93,2%), mendapatkan dukungan keluarga (54,5%), dan patuh melaksanakan skrining pranikah (70,5%). Tingkat pendidikan (p=0,002), pengetahuan (p=0,022), dan dukungan keluarga (p=0,040) berhubungan dengan kepatuhan, sedangkan usia (p=0,428), pekerjaan (p=0,256) dan akses informasi (p=0,741) tidak berhubungan dengan kepatuhan. Kebaruan penelitian ini terletak pada penilaian kepatuhan berdasarkan kelengkapan komponen skrining pranikah yang terdokumentasi dalam rekam medis, bukan hanya kehadiran atau pemanfaatan layanan. Hasil ini menekankan pentingnya penguatan edukasi, keterlibatan keluarga, alur pelayanan, dan dokumentasi rekam medis.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dr. Almurdi, DMM., M.Kes.; Sunesni, SST., M.Biomed.; Fitrayeni, SKM., M.Biomed.; Dr. Abdiana, SKM., M.Epid.
Uncontrolled Keywords: kepatuhan, skrining pranikah, calon pengantin perempuan, pengetahuan, dukungan keluarga
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
Divisions: Fakultas Kedokteran > S1 Kebidanan
Depositing User: S1 Kebidanan Kebidanan
Date Deposited: 15 Aug 2026 08:17
Last Modified: 15 Aug 2026 08:17
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/529095

Actions (login required)

View Item View Item