Hubungan Asupan Serat, Protein, dan Sedentary Lifestyle terhadap Kejadian Hipertensi pada Pra Lansia Usia 45-59 Tahun di Wilayah Kerja Puskesmas Belimbing Kota Padang Tahun 2026

Zain, Gilang Ramadhan (2026) Hubungan Asupan Serat, Protein, dan Sedentary Lifestyle terhadap Kejadian Hipertensi pada Pra Lansia Usia 45-59 Tahun di Wilayah Kerja Puskesmas Belimbing Kota Padang Tahun 2026. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (01. Cover dan Abstrak)
01. Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (292kB)
[img] Text (02. Bab I)
02. Bab I.pdf - Published Version

Download (371kB)
[img] Text (03. Bab IV)
03. Bab IV.pdf - Published Version

Download (496kB)
[img] Text (04. Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (242kB)
[img] Text (05. Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Hipertensi pada pra-lansia telah menjadi masalah kesehatan yang serius baik secara global maupun nasional. Faktor risiko seperti pola makan rendah serat dan protein, serta sedentary lifestyle pada kategori tinggi dan sedang dapat berkontribusi terhadap kejadian hipertensi. Meskipun demikian, hasil penelitian terkait faktor-faktor tersebut masih menunjukkan inkonsistensi hasil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan asupan serat, protein, dan sedentary lifestyle terhadap kejadian hipertensi pada pra-lansia usia 45-59 tahun di wilayah kerja Puskesmas Belimbing Kota Padang tahun 2026. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain case control. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling dengan matching jenis kelamin dan wilayah tempat tinggal. Jumlah sampel sebanyak 88 responden (44 kasus dan 44 kontrol). Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner food recall 1x24 jam, Sedentary Behavior Questionnaire (SBQ), dan pengukuran tekanan darah. Analisis data menggunakan uji McNemar. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan secara statistik antara asupan serat (p-value = 0,248), asupan protein (p-value = 1,000), dan sedentary lifestyle (p-value = 1,000) terhadap kejadian hipertensi pada pra-lansia. Meskipun demikian, asupan serat menunjukkan kecenderungan risiko terhadap kejadian hipertensi pada pra-lansia (OR = 1,70).Asupan serat, protein, dan sedentary lifestyle tidak berhubungan dengan kejadian hipertensi pada pra-lansia. Pra-lansia diharapkan untuk dapat meningkatkan asupan serat karena menunjukkan kecenderungan risiko terhadap kejadian hipertensi pada pra-lansia.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Nadia Chalida Nur, S.K.M., M.P.H ; Faza Yasira Rusdi, S.Gz., M.Gz
Uncontrolled Keywords: Asupan; Hipertensi; Protein; Sedentary Lifestyle; Serat
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions: Fakultas Kesehatan Masyarakat > S1 Gizi
Depositing User: S1 Gizi Gizi
Date Deposited: 14 Aug 2026 04:20
Last Modified: 14 Aug 2026 04:20
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/529022

Actions (login required)

View Item View Item