Pelaksanaan Wakaf Tunai Calon Pengantin Pada KUA di Kota Padang Dalam Perspektif Undang-undang No 41 Tahun 2004 dan Hukum Islam

Rizki, Arif Mulyana (2026) Pelaksanaan Wakaf Tunai Calon Pengantin Pada KUA di Kota Padang Dalam Perspektif Undang-undang No 41 Tahun 2004 dan Hukum Islam. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (01. Cover dan Abstrak)
01. Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (02. BAB !)
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (524kB)
[img] Text (03. BAB IV)
03. BAB IV.pdf - Published Version

Download (462kB)
[img] Text (04. Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (494kB)
[img] Text (05. Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Wakaf tunai merupakan salah satu instrumen ekonomi Islam yang memiliki potensi besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan dana yang produktif. Salah satu inovasi yang dikembangkan di Sumatera Barat adalah program wakaf tunai calon pengantin yang dilaksanakan oleh Perwakilan Badan Wakaf Indonesia Sumatera Barat bekerja sama dengan Kantor Kementerian Agama. Namun, dalam pelaksanaannya masih terdapat berbagai kendala, terutama berkaitan dengan kesesuaiannya terhadap hukum Islam, pengelolaan dana wakaf, serta pendistribusian manfaat wakaf kepada masyarakat. Oleh sebab itu rumusan masalah yang diambil dalam penelitian ini adalah: 1) Bagaimana pelaksanaan wakaf tunai calon pengantin di Kota Padang menurut Undang-undang dan hukum Islam? 2) Apa saja kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan program wakaf tunai calon pengantin di Kota Padang? Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris dengan pendekatan yuridis empiris yang bersifat deskriptif. kemudian dianalisis secara kualitatif dengan menggunakan teori maslahah mursalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan wakaf tunai calon pengantin dilakukan melalui sosialisasi pada kegiatan bimbingan perkawinan yang diselenggarakan oleh Kantor Urusan Agama. Dari perspektif hukum Islam pelaksanaan program tersebut telah sesuai dengan prinsip syariah karena dilaksanakan secara sukarela dan bertujuan mewujudkan kemaslahatan. Namun demikian, pelaksanaannya masih menghadapi berbagai kendala, yaitu rendahnya pemahaman masyarakat mengenai wakaf tunai, belum adanya pengaturan khusus mengenai program, belum optimalnya transparansi pengelolaan dana, belum terealisasinya pendistribusian manfaat wakaf kepada masyarakat, serta terbatasnya dukungan sarana, prasarana, dan koordinasi antar lembaga.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dr. Yasniwati, S.H., M.H., Dr. Sri Aisyah. S.HI., M.H
Uncontrolled Keywords: Wakaf Tunai, Calon Pengantin; Kantor Urusan Agama; Hukum Islam; Wakaf Produktif
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum > S1 Hukum
Depositing User: S1 Hukum Hukum
Date Deposited: 13 Aug 2026 07:56
Last Modified: 13 Aug 2026 07:56
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/529020

Actions (login required)

View Item View Item