Analisis Risiko Produksi Pada Agroindustri Tahu JS Museum Goedang Ransoem di Kota Sawahlunto

Rahmawati, Intan (2026) Analisis Risiko Produksi Pada Agroindustri Tahu JS Museum Goedang Ransoem di Kota Sawahlunto. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (01. Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version

Download (658kB)
[img] Text (02. BAB 1)
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (505kB)
[img] Text (03. BAB V)
03. BAB V.pdf - Published Version

Download (525kB)
[img] Text (04. Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (608kB)
[img] Text (05. Skripsi Fultext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Agroindustri tahu merupakan usaha pengolahan hasil pertanian yang menghadapi berbagai risiko produksi yang dapat memengaruhi kualitas dan kontinuitas produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sumber risiko produksi, menganalisis tingkat risiko produksi, dan merumuskan strategi manajemen risiko pada Agroindustri Tahu JS Museum Goedang Ransoem di Kota Sawahlunto. Penelitian menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan brainstorming dengan pemilik usaha, tenaga kerja, serta pihak Diskoperindag Kota Sawahlunto. Analisis risiko dilakukan menggunakan diagram fishbone untuk mengidentifikasi sumber risiko, metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) untuk mengukur tingkat risiko berdasarkan severity, occurrence, dan detection, serta diagram Pareto untuk menentukan risiko prioritas. Hasil penelitian mengidentifikasi 15 penyebab risiko produksi yang dikelompokkan ke dalam empat faktor yaitu, sumber daya manusia, bahan baku, mesin dan peralatan, serta faktor alam. Berdasarkan hasil FMEA dan diagram Pareto, diperoleh 8 risiko kritis yang menjadi prioritas penanganan, yaitu kualitas bahan baku yang rendah, kebocoran tangki uap, kecelakaan kerja, perawatan mesin yang kurang optimal, kesalahan tenaga kerja dalam pelaksanaan proses produksi, bahan baku tercampur kotoran, kerusakan mesin penggiling, dan tidak seragamnya hasil pemotongan tahu oleh tenaga kerja. Strategi manajemen risiko yang direkomendasikan meliputi strategi preventif melalui pengendalian kualitas bahan baku, perawatan mesin rutin, pelatihan tenaga kerja, dan penyusunan SOP produksi, serta strategi mitigasi melalui kontrak kerja sama dengan pemasok dan penyediaan mesin cadangan.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Vonny Indah Mutiara, S.P., MEM., Ph.D ; Mahdi, S.P., M. Si., Ph.D
Uncontrolled Keywords: agroindustri tahu; diagram Pareto; fishbone diagram; FMEA; risiko produksi
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian > S1 Agribisnis
Depositing User: S1 Agribisnis Agribisnis
Date Deposited: 13 Aug 2026 08:45
Last Modified: 20 Aug 2026 07:29
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/528928

Actions (login required)

View Item View Item