HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU KESEHATAN PADA REMAJA NAGARI MUARO PINGAI KECAMATAN JUNJUNG SIRIH KABUPATEN SOLOK TAHUN 2026

Syafira, Alifiya (2026) HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU KESEHATAN PADA REMAJA NAGARI MUARO PINGAI KECAMATAN JUNJUNG SIRIH KABUPATEN SOLOK TAHUN 2026. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover & Abstrak)
Cover dan abstrak_compressed.pdf

Download (206kB)
[img] Text (bab 1)
Bab 1-Alifiya Syafira.pdf - Published Version

Download (534kB)
[img] Text (bab akhir)
Bab Akhir-Alifiya Syafira.pdf - Published Version

Download (830kB)
[img] Text (daftar pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (175kB)
[img] Text (skripsi fulletxt)
Skripsi Full-Alifiya Syafira.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia yang sangat penting dalam pembentukan pola hidup sehat dimasa dewasa, namun rendahnya pengetahuan kesehatan masih menjadi masalah yang dapat memengaruhi perilaku kesehatan yang ditandai dengan peningkatan kasus infeksi manular seksual pada usia 15-19 tahun dari 2.569 pada tahun 2022 menjadi 4.589 kasus ditahun 2024 di Indonesia, serta tingginya angka pernikahan dini di Sumatera Barat, dan rendahnya literasi kesehatan diduga berkontribusi terhadap perilaku kesehatan remaja yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan dengan perilaku kesehatan pada remaja di Nagari Muaro Pingai, Kecamatan Junjung Sirih, Kabupaten Solok. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh remaja usia 15–18 tahun sebanyak 101 orang, dengan sampel 56 responden yang dipilih menggunakan random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tingkat pengetahuan dan kuesioner Health Promotion Model HPL-II, lalu dianalisis dengan uji korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paling banyak (37,5%) remaja memiliki tingkat pengetahuan yang baik dan 42,9% memiliki perilaku kesehatan yang baik. Kesimpulan pada penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang sangat kuat dan signifikan (nilai korelasi r = 0,936 dan p-value = 0,0001) antara tingkat pengetahuan dan perilaku kesehatan pada remaja di Nagari Muaro Pingai. Semakin baik tingkat pengetahuan remaja maka semakin baik pula perilaku kesehatannya. Hasil ini menekankan pentingnya edukasi kesehatan untuk meningkatkan perilaku sehat pada remaja. Penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan program pemberdayaan remaja melalui kegiatan edukasi kesehatan, penyuluhan, dan pembentukan kelompok remaja peduli kesehatan bagi pemerintah nagari dan tenaga kesehatan.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dra. Elmatris, SY, MS ; Zurayya Fadila, S.K.M., M.K.M
Uncontrolled Keywords: Tingkat Pengetahuan, Perilaku Kesehatan, Health Promotion Model HPL-II, Remaja
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions: Fakultas Kedokteran > S1 Kebidanan
Depositing User: S1 Kebidanan Kebidanan
Date Deposited: 20 Aug 2026 07:46
Last Modified: 20 Aug 2026 07:46
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/528917

Actions (login required)

View Item View Item