PEMANFAATAN MODAL SOSIAL RAMLAN NURMATIAS DAN IBNU ASIS PADA PILKADA KOTA BUKITTINGGI TAHUN 2024

Nadila, Auliyani (2026) PEMANFAATAN MODAL SOSIAL RAMLAN NURMATIAS DAN IBNU ASIS PADA PILKADA KOTA BUKITTINGGI TAHUN 2024. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (01. Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version

Download (328kB)
[img] Text (02. BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (493kB)
[img] Text (03. BAB IV)
03. BAB IV.pdf - Published Version

Download (360kB)
[img] Text (04. Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (327kB)
[img] Text (05. Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini menganalisis modal sosial Ramlan Nurmatias dan Ibnu Asis dalam Pilkada kota Bukittinggi tahun 2024. Kontestasi politik ini menjadi unik untuk dikaji dikarenakan Ramlan Nurmatias selaku mantan walikota Kota Bukittnggi melawan pertahana yakni Erman Safar yang mengalahkannya pada Pilkada 2020. Ramlan Nurmatias didampingi oleh Ibnu Asis maju sebagai calon walikota dan wakil walikota Kota Bukittinggi. Dengan meggunakan teori modal sosial Robert D. Putnam dan Michael Woolcock, penelitian ini mengkaji bagaimana modal sosial yang dikategorikan ke dalam tiga bentuk yaitu modal social berbasis ikatan atau bonding social capital, modal social berbasis relasi atau bridging social capital dan modal social berbasis penghubung vertical atau linking social capital dimanfaatkan oleh Ramlan Nurmatias dan Ibnu Asis untuk mendapatkan dukungan masyarakat. Modal sosial Ramlan Nurmatias dan Ibnu Asis sudah terbentuk sejak lama dikarenakan latar belakang sebagai mantan walikota dan anggota DPRD selama 4 periode. Penyebaran jaringan sosial ini juga didukung oleh finansial yang memungkinkan tim pemenangan untuk merealisasikan strategi kampanyenya. Pilkada 2024 di Kota Bukittinggi terpolarisasi antara Ramlan dan Ibnu dengan Erman dan Heldo yang pada saat itu diterpa oleh keluhan dan kekecewaan masyarakat. Budaya primordial di Kota Bukittinggi menguntungkan bagi pasangan Ramlan Nurmatias dan Ibnu Asis dikarenakan Ramlan merupakan putra asli daerah, sehingga mendapatkan dukungan dari petinggi kelompok adat. Selain itu, jaringan sosial Ramlan Nurmatias dan Ibnu juga melebar secara horizontal dan vertikal, dengan merangkul kelompok dan organisasi kemasyarakatan serta didukung oleh tokoh publik yang memperkuat legitimasi pasangan Ramlan Nurmatias dan Ibnu. Kombinasi dari bonding social capital, bridging social capital dan linking social membuat Ramlan dan Ibnu memperoleh mobilisasi dukungan yang kuat dan dapat mendominasi suara di ketiga kecamatan. Kombinasi dari pemanfaatan modal sosial ini membuktikan bahwa modal sosial dalan kontestasi politik lokal memiliki pengaruh yang signifikan dan perlu perawatan jika ingin memanfaatkannya dengan baik.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Prof. Dr. Asrinaldi M.Si ; Andri Rusta S.IP, M.PP
Uncontrolled Keywords: Modal Sosial; Pilkada; Ramlan Nurmatias; Ibnu Asis; Putnam
Subjects: J Political Science > JA Political science (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > S1 Ilmu Politik
Depositing User: S1 Ilmu Politik
Date Deposited: 15 Aug 2026 03:01
Last Modified: 15 Aug 2026 03:01
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/528903

Actions (login required)

View Item View Item