Yolanda, Tri Eka (2026) IMPLIKASI PUTUSAN PIDANA TERHADAP STATUS DAN KEKUATAN PEMBUKTIAN AKTA OTENTIK NOTARIS (Studi Putusan Nomor 73/PID/2023/PT.BDG). S2 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (cover dan abstrak)
COVER BARU TESIS.pdf - Published Version Download (45kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I tesis mkn.pdf - Published Version Download (321kB) |
|
|
Text (BAB AKHIR)
BAB akhir tesis mkn.pdf - Published Version Download (24kB) |
|
|
Text (Daftar Kepustakaan)
DAFTAR KEPUSTAKAAN tesis mkn.pdf - Published Version Download (128kB) |
|
|
Text (Thesis Fulltext)
tesis full lengkap+Turnitin.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Akta otentik yang dibuat oleh notaris merupakan alat bukti tertulis yang memilki kekuatan pembuktian sempurna karena dibuat oleh pejabat umum yang berwenang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Sebagai akta otentik, akta notaris pada prinsipnya memiliki kekuatan pembuktian lahiriah, formil, dan materiil. Namun dalam praktiknya, tidak jarang akta notaris dapat menjadi objek perkara pidana, khususnya terkait tindak pidana pemalsuan akta.kondisi tersebut menimbulkan permasalahan mengenai implikasi putusan pidana terhadap status keabsahan dan kekuatan pembuktian akta otentik yang dibuat oleh notaris. Adapun Rumusan Masalah dalam penelitian ini yaitu 1.) Bagaimanakah Pertimbangan hukum hakim dalam Putusan Nomor 73/Pid/2023/PT.BDG terkait tindak pidana pemalsuan akta otentik oleh notaris? 2.) Bagaimanakah implikasi Putusan Nomor 73/Pid/2023/PT.BDG terhadap status keabsahan dan kekuatan pembuktian akta otentik yang dibuat oleh notaris? Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implikasi putusan pidana terhadap status keabsahan dan kekuatan pembuktian akta otentik notaris serta pertimbangan hukum hakim dalam Putusan Nomor 73/Pid/2023/PT.BDG. Metode Penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statue approach, dan pendekatan kasus (case approach). Bahan hukum yang digunakan meliputi bahan hukum primer berupa peraturan perundang-undangan dan putusan pengadilan, serta bahan hukum sekunder berupa buku, jurnal, dan literature hukum yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa putusan pidana terhadap notaris tidak secara otomatis menyebabkan akta otentik yang dibuatnya menjadi batal demi hukum. Status keabsahan dan kekuatan pembuktian akta tetap harus dinilai berdasarkan kekuatan hukum perdata mengenai syarat sahnya akta dan asas pembuktian. Namun apabila terbukti terdapat unsur pemalsuan yang mempengaruhi kebenaran akta, maka akta tersebut dapat kehilangan sifat keotentikannya dan kekuatan pembuktiannya dapat terdegradasi, bahkan berpotensi dinyatakan tidak memiliki kekuatan pembuktian. Implikasi putusan pidana terhadap akta otentik notaris sangat bergantung pada pembuktian mengenai adanya pemalsuan serta sejauh mana perbuatan tersebut mempengaruhi keabsahan dan isi akta yang dibuat oleh notaris.
| Item Type: | Thesis (S2) |
|---|---|
| Supervisors: | Prof.Dr.Busyra Azheri,S.H,M.Hum;Dr.Wetria Fauzi,S.H,M.Hum |
| Uncontrolled Keywords: | Implikasi putusan pidana, akta otentik, notaris, kekuatan pembuktian. |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum > S2 Kenotariatan |
| Depositing User: | S2 Kenotariatan Kenotariatan |
| Date Deposited: | 13 Aug 2026 08:32 |
| Last Modified: | 13 Aug 2026 08:32 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/528771 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]