Hubungan Mikroplastik Pada Sampel Darah Dengan Jenis Kanker Ovarium Tipe Epitel Di Rsup Dr. M. Djamil Padang

ANNISA, ANZAR APRILIANTI (2025) Hubungan Mikroplastik Pada Sampel Darah Dengan Jenis Kanker Ovarium Tipe Epitel Di Rsup Dr. M. Djamil Padang. S2 thesis, UNIVERSITAS ANDALAS.

[img] Text (COVER DAN ABSTRAK)
1. COVER DAN ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (111kB)
[img] Text (BAB 1)
2. BAB 1 PENDAHULUAN.pdf - Published Version

Download (250kB)
[img] Text (BAB 7)
3. BAB 7 KESIMPULAN DAN SARAN.pdf - Published Version

Download (33kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
4. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (291kB)
[img] Text (TESIS FULL TEXT)
5. FIX TESIS FULL TEXT.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Pendahuluan: Mikroplastik (MP) memiliki senyawa endocrine-disruptor compound (EDC) yang memiliki kesamaan struktural dengan reseptor hormon estrogen sehingga mengganggu kerja hormonal kelenjar endokrin. Selain itu, MP dapat terakumulasi di gonad, mengurangi pertumbuhan folikel dan menyebabkan kematian sel granulosa dan peningkatan stress oksidatif. Melalui mekanisme ini, paparan terus menerus terhadap mikroplastik dapat meningkatkan risiko kanker. Tujuan: Mengetahui hubungan mikroplastik pada sampel darah dengan jenis kanker ovarium tipe epitel di RSUP Dr. M. Djamil Metode: Penelitian ini memiliki desain cross sectional yang dilakukan di RSUP Dr.M.Djamil Padang dan Laboratorium Sentral FK Unand mulai bulan Agustus - Januari tahun 2025. Pasien dengan riwayat penyakit tumor atau kanker lain, riwayat penyakit sistemik seperti DM, hipertensi, penyakit ginjal, hati, jantung dan lainnya atau pasien dengan riwayat gangguan haid dikeluarkan dari penelitian. Klasifikasi kanker ovarium tipe epitel dibedakan dengan sistem IOTA menjadi Serous, Mucinous, Endometrioid, Clear Cell dan Mixed. Mikroplastik dideteksi menggunakan Liquid Chromatography-Mass Spectrometry. Hasil: Pada penelitian ini terdapat 40 pasien kanker ovarium yang terbagi menjadi 30% pasien kanker ovarium tipe serous, 37,5% pasien kanker ovarium tipe mucinous, 12,5% pasien kanker ovarium tipe clear cell dam 20% kanker ovarium tipe endometrioid. Rerata usia pasien adalah 49,1 ± 10,59 tahun. Sebagian besar pasien memiliki berat badan normal (77,5%), merupakan ibu rumah tangga (67,5%), sudah menikah (95%), dan multipara (55%). Angka deteksi mikroplastik pada masing-masing jenis kanker ovarium adalah 16,7%; 40%; 20% dan 37,5% pada tipe serous, mucinous, clear cell dan endometrioid. Oleh karena mikroplastik terdeteksi pada semua jenis kanker, penelitian ini tidak menemukan hubungan antara mikroplastik dengan jenis kanker ovarium tipe epitel. Kesimpulan: Pada penelitian ini, mikroplastik terdeteksi pada sepertiga pasien kanker ovarium tipe epitel. Namun, tidak terdapat hubungan antara mikroplastik dengan jenis kanker ovarium tipe epitel

Item Type: Thesis (S2)
Supervisors: dr. Puja Agung Antonius, Sp.OG, Subsp Onk
Uncontrolled Keywords: mikroplastik; kanker ovarium tipe epitel
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
Divisions: Fakultas Kedokteran > Sp-1 Obstetrik dan Ginekologi
Depositing User: Sp-1 Kedokteran Kedokteran
Date Deposited: 12 Aug 2026 03:21
Last Modified: 12 Aug 2026 03:21
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/528539

Actions (login required)

View Item View Item