Model Optimisasi Penjadwalan Perawat dengan Pertimbangan Preferensi Kerja dan Jadwal Cadangan: Studi Kasus Rumah Sakit Universitas Andalas

Ghazru, Muhammad Luthfi (2026) Model Optimisasi Penjadwalan Perawat dengan Pertimbangan Preferensi Kerja dan Jadwal Cadangan: Studi Kasus Rumah Sakit Universitas Andalas. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan abstrak)
Cover dan abstrak.pdf - Published Version

Download (306kB)
[img] Text (BAB 1)
BAB 1.pdf - Published Version

Download (316kB)
[img] Text (BAB Akhir)
BAB Akhir.pdf - Published Version

Download (206kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (234kB)
[img] Text (skripsifulltext)
skripsifulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Nurse Scheduling Problem (NSP) merupakan permasalahan penting dalam manajemen rumah sakit karena memengaruhi kontinuitas pelayanan dan kesejahteraan tenaga kerja. Ruang Rawat Inap Eboni Rumah Sakit Universitas Andalas (RS Unand) masih menggunakan sistem penjadwalan manual yang disusun oleh kepala ruangan tanpa mempertimbangkan preferensi kerja perawat. Kondisi tersebut menyebabkan tingginya frekuensi absen dan ketidakseimbangan beban kerja antarperawat. Oleh karena itu, preferensi kerja perawat perlu dipertimbangkan untuk menciptakan sistem penjadwalan yang lebih adil, efektif, dan mampu meningkatkan kepuasan kerja perawat. Penelitian ini bertujuan merancang model penjadwalan perawat menggunakan pendekatan Integer Linear Programming (ILP) dengan mempertimbangkan preferensi shift, jatah libur, dan alokasi perawat reserve (reserve). Model mengakomodasi berbagai kendala operasional seperti batas jam kerja, aturan ergonomi shift malam, dan kehadiran minimal satu Ketua Tim pada setiap shift. Penyelesaian model dilakukan menggunakan metode branch and bound dengan bantuan perangkat lunak Gurobi optimizer berbasis Python. Dua model dikembangkan, yaitu Model I untuk memaksimalkan kepuasan global dan Model kedua menggunakan pendekatan proportional fairness untuk meminimalkan kesenjangan kepuasan antarperawat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model berhasil menghasilkan solusi optimal dengan gap nol persen. Tingkat pemenuhan preferensi kerja rata-rata meningkat dari 71% pada metode manual menjadi 95% pada skenario tanpa reserve dan 86% pada skenario dengan reserve. Jumlah penugasan kategori “tidak disukai” juga menurun dari 144 menjadi 28 penugasan. Selain itu, Model kedua mampu meningkatkan tingkat kepuasan minimal individu dari 85,58% menjadi 86,79%. Analisis sensitivitas menunjukkan bahwa jumlah Ketua Tim dan kapasitas reserve harian menjadi parameter paling kritis terhadap kelayakan solusi penjadwalan.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dr. Alexie Herryandie Bronto Adi, S.TP.,M.T.; Rahmad Inca Liperda S.T, M.Eng
Uncontrolled Keywords: Penjadwalan Perawat; Preferensi Kerja; Jadwal Cadangan; Optimisasi
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Fakultas Teknik > S1 Teknik Industri
Depositing User: S1 Teknik Industri
Date Deposited: 28 Aug 2026 08:57
Last Modified: 28 Aug 2026 08:57
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/528528

Actions (login required)

View Item View Item