Rekondisi Sistem Sirkulasi Refrigeran pada Mesin Pendingin Kompresi Uap sebagai Alat Praktikum Laboratorium

Altariq, Richo Altariq (2026) Rekondisi Sistem Sirkulasi Refrigeran pada Mesin Pendingin Kompresi Uap sebagai Alat Praktikum Laboratorium. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (01. Cover dan Abstrak)
01. Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (305kB)
[img] Text (02. Bab 1)
02. Bab I.pdf - Published Version

Download (148kB)
[img] Text (03. Bab V)
03. Bab V.pdf - Published Version

Download (208kB)
[img] Text (04. Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (163kB)
[img] Text (05. Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Mesin pendingin kompresi uap di Laboratorium Teknik Mesin Universitas Andalas merupakan unit rakitan laboratorium yang menggunakan refrigeran R-22, dilengkapi kompresor torak, kondensor berpendingin udara, dan evaporator tipe koil. Mesin tersebut berada dalam kondisi tidak beroperasi sehingga praktikum sistem sirkulasi refrigeran tidak dapat dilaksanakan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kerusakan pada sistem sirkulasi refrigeran, melaksanakan rekondisi, serta mengevaluasi kinerja mesin setelah rekondisi. Identifikasi awal menunjukkan tekanan sistem mendekati tekanan atmosfer, yang mengindikasikan refrigeran telah habis akibat kebocoran. Rekondisi dilaksanakan melalui perbaikan titik kebocoran, pemvakuman sistem, dan pengisian ulang refrigeran R-22. Pengujian kinerja dilakukan selama 30 menit dengan pencatatan tekanan, temperatur, arus, dan tegangan setiap 5 menit, sebanyak dua kali pengambilan data. Koefisien variasi seluruh parameter berada di bawah 1,3 %, sehingga data dinyatakan konsisten. Hasil pengujian menunjukkan temperatur evaporator menurun 4,70 °C dari 29,90 °C menjadi 25,20 °C, sementara temperatur kondensor terukur berimpit dengan temperatur saturasi hasil konversi tekanan dengan selisih 0,35 °C, yang membuktikan refrigeran mengalami perubahan fasa di dalam kondensor. Perhitungan siklus menghasilkan efek refrigerasi rata-rata 188,19 kJ/kg, kerja kompresor aktual 30,69 kJ/kg, kalor yang dilepas kondensor 218,88 kJ/kg, dan daya kompresor 616,9 W. Nilai COP aktual rata-rata sebesar 6,19, dengan COP siklus ideal 7,90 dan COP Carnot 9,17, sehingga efisiensi siklus mencapai 78,3 % terhadap siklus ideal dan 67,4 % terhadap siklus Carnot. Rekondisi dinyatakan berhasil memulihkan fungsi mesin sebagai alat praktikum. Kapasitas pendinginan masih dapat ditingkatkan, ditunjukkan oleh derajat panas lanjut 27,72 K dan derajat bawah dingin mendekati nol yang mengarah pada jumlah pengisian refrigeran yang belum optimal. Kata Kunci: Rekondisi, Refrigerasi Kompresi Uap, Sirkulasi Refrigeran, R-22, COP

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Iskandar R, M.T
Uncontrolled Keywords: Rekondisi; Refrigerasi Kompresi Uap; Sirkulasi Refrigeran; R-22; COP
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Divisions: Fakultas Teknik > S1 Teknik Mesin
Depositing User: S1 Teknik Mesin
Date Deposited: 20 Aug 2026 07:32
Last Modified: 20 Aug 2026 07:32
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/528243

Actions (login required)

View Item View Item