Perancangan Pembuatan dan Pengujian Mesin Pengolah Sabut Kelapa untuk Menghasilkan Serat

Hujnir, Fachri (2026) Perancangan Pembuatan dan Pengujian Mesin Pengolah Sabut Kelapa untuk Menghasilkan Serat. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (376kB)
[img] Text (Bab 1 Pendahuluan)
Bab 1 Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (175kB)
[img] Text (Bab 5 Penutup)
Bab 5 Penutup.pdf - Published Version

Download (162kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (168kB)
[img] Text (Skripsi Fulltext)
Skripsi Fulltext.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (19MB) | Request a copy

Abstract

Sabut kelapa merupakan limbah pertanian melimpah yang kaya akan kandungan serat alami seperti selulosa, hemiselulosa, dan lignin, sehingga sangat potensial sebagai bahan baku industri ramah lingkungan, mulai dari sektor tekstil, otomotif, hingga konstruksi. Namun, kendala utama pemanfaatannya adalah proses pemisahan serat yang masih manual, sehingga memakan waktu lama, tidak efisien, dan menghasilkan serat yang tidak seragam. Penelitian ini bertujuan untuk merancang, membuat, dan menguji mesin pengolah sabut kelapa yang lebih efisien. Metodologi yang digunakan adalah perancangan dan pembuatan mesin dengan sistem pemukul (mata pisau pengurai) yang digerakkan oleh motor bensin, serta transmisi pulley dan v-belt. Pengujian kinerja mesin dilakukan untuk menganalisis dua parameter utama: kapasitas produksi (kg/jam) dan kualitas serat. Kualitas serat dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan mesin berhasil dibuat dan mampu beroperasi dengan baik, dengan kapasitas produksi ratarata mencapai 21-22 kg/jam. Kapasitas ini jauh lebih tinggi dibandingkan metode manual yang hanya berkisar 0,5-1,2 kg/jam. Mesin ini berhasil memisahkan sabut kelapa menjadi dua produk utama: cocofiber (serat panjang) dan cocopeat (serbuk halus). Secara kualitatif, cocofiber yang dihasilkan relatif bersih, kuat, kering, dan berwarna cokelat tua yang menandakan kekuatan mekanik baik. Analisis kuantitatif menunjukkan tingkat keteruraian serat yang baik, ditandai dengan kecilnya luas area serat yang masih bergabung. Kesimpulannya, mesin ini terbukti mampu meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses pengolahan sabut kelapa secara signifikan. Dengan konstruksi yang sederhana dan biaya ekonomis, mesin ini sangat potensial untuk diterapkan pada skala rumah tangga atau usaha kecil guna meningkatkan nilai tambah limbah sabut kelapa.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Endri Yani, M.T; Dr.Ir.Adjar Pratoto, M.S
Uncontrolled Keywords: sabut kelapa; serat alami; mesin pemisah serat; efisiensi produksi; industri ramah lingkungan
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Divisions: Fakultas Teknik > S1 Teknik Mesin
Depositing User: S1 Teknik Mesin
Date Deposited: 12 Aug 2026 03:45
Last Modified: 12 Aug 2026 03:45
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/528165

Actions (login required)

View Item View Item