Mumtas, Humairoh Azizah (2026) Uji Stabilitas Biomekanik Fraktur Ramus Pubis Anterior pada Tikus Wistar (Rattus novergicus). S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version Download (543kB) |
|
|
Text (BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version Download (327kB) |
|
|
Text (BAB VII)
03. BAB VII.pdf - Published Version Download (269kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (274kB) |
|
|
Text (Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (26MB) | Request a copy |
Abstract
Fraktur ramus pubis anterior merupakan bagian dari fraktur cincin pelvis yang umumnya tergolong stabil dan ditatalaksana secara konservatif. Meskipun demikian, stabilitas biomekanik fragmen tulang selama proses penyembuhan masih perlu dievaluasi untuk memahami respons mekanik terhadap pembebanan. Parameter biomekanik seperti interfragmentary movement, stiffness, dan strain digunakan untuk menilai respons tulang terhadap pembebanan. Penelitian ini bertujuan menganalisis stabilitas fraktur ramus pubis anterior pada tikus Wistar (Rattus norvegicus) berdasarkan nilai delta interfragmentary movement, stiffness, dan strain menggunakan force gauge serta analisis citra digital dengan perangkat lunak ImageJ. Penelitian ini menggunakan desain eksperimental ex vivo dengan pendekatan biomekanik pada 24 spesimen tulang pubis tikus Wistar dengan model fraktur ramus pubis anterior. Pembebanan dilakukan pada arah horizontal dan vertikal menggunakan force gauge, sedangkan interfragmentary movement dianalisis dengan ImageJ. Nilai stiffness dan strain dihitung berdasarkan respons biomekanik terhadap pembebanan. Data delta interfragmentary movement, stiffness, dan strain dianalisis menggunakan uji independent t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan nilai pre-interfragmentary movement dan post-interfragmentary movement setelah penerapan protokol biomekanika pada pembebanan horizontal maupun vertikal. Nilai stiffness berhasil diukur pada kedua arah pembebanan. Distribusi nilai strain didominasi kategori 2–10% sebanyak 23 dari 24 spesimen (95,83%), sedangkan 1 spesimen (4,17%) berada pada kategori <2%. Analisis statistik menunjukkan bahwa arah pembebanan horizontal dan vertikal tidak memberikan pengaruh yang bermakna terhadap nilai delta interfragmentary movement, stiffness, maupun strain (p>0,05). Kesimpulannya, stabilitas fraktur ramus pubis anterior pada tikus Wistar menunjukkan respons biomekanik yang serupa antara pembebanan horizontal dan vertikal berdasarkan parameter interfragmentary movement, stiffness, dan strain, dengan distribusi strain yang didominasi kategori 2–10%.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | dr. Noverial, Sp.OT : Dr. Dessy Arisanty, S.si, M. Sc |
| Uncontrolled Keywords: | fraktur ramus pubis anterior; Interfragmentary movement; stiffness; strain. |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RD Surgery |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > S1 Kedokteran |
| Depositing User: | S1 Kedokteran Kedokteran |
| Date Deposited: | 08 Aug 2026 02:26 |
| Last Modified: | 08 Aug 2026 02:26 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/528097 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric