Chandra, Aulia (2026) Studi Eksperimental Pengaruh Geometri Sirip Aluminium dan Temperatur Input Terhadap Laju Leleh Paraffin Dalam Sistem Penyimpanan Energi Termal. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version Download (238kB) |
|
|
Text (BAB 1 Pendahuluan)
BAB 1 Pendahuluan.pdf - Published Version Download (180kB) |
|
|
Text (BAB 5 Penutup)
BAB 5 Penutup.pdf - Published Version Download (143kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (154kB) |
|
|
Text (Tugas Akhir Full Text)
Tugas Akhir Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Peningkatan kebutuhan energi global mendorong peralihan penggunaan energi dari fosil menjadi energi terbarukan. Energi surya sebagai salah satu sumber energi terbarukan yang ketersediaannya intermiten menyebabkan pasokan energi tidak stabil. Salah satu cara memanfaatkan energi surya saat ketersediaannya berlebih adalah dengan penyimpanan energi termal menggunakan material berubah fasa (PCM). PCM menyimpan energi termal dengan cara berubah fasa dari padat ke cair ketika menerima panas di atas temperatur lelehnya (charging) dan melepaskan energi termal melalui perubahan fasa cair ke padat ketika temperatur lingkungan lebih rendah dari titik lelehnya (discharging) seperti paraffin wax. Paraffin memiliki kapasitas penyimpanan energi termal yang tinggi namun dibatasi oleh konduktivitas termal yang rendah. Pada pengujian ini, dilakukan upaya untuk meningkatkan laju pelelehan (charging) paraffin wax titik leleh 58 – 60 °C dengan cara menambahkan sirip aluminium persegi dan paralel pada temperatur input pemanasan 70, 75 dan 80 °C. Kontainer berbentuk persegi dengan ukuran 100 x 100 x 50 mm3 terdiri dari heat sink base, sirip, akrilik sebagai dinding insulasi dan penutup atas yang diisolasi dengan glass wool untuk mencegah kehilangan panas ke lingkungan. Sirip dengan geometri persegi dan paralel yang terintegrasi PCM dibandingkan dengan tanpa menggunakan sirip untuk mengetahui distribusi termal dan laju pelelehan paraffin. Hasil dari pengujian ini menunjukkan bahwa pelelehan dengan konfigurasi tanpa sirip berbasis PCM hanya terpusat di sekitar heat sink base. Sedangkan pada sirip persegi dan paralel berbasis PCM, pelelehan terjadi merata di sekitar sirip sehingga laju pelelehan meningkat. Seiring dengan luas sirip dan temperatur input yang besar maka laju pelelehan PCM semakin cepat. Waktu total pelelehan PCM pada temperatur input 80 °C dengan konfigurasi sirip persegi dan paralel tercatat mengalami pengurangan sebesar 24 % dan 18 % dibandingkan dengan tanpa sirip.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Gusriwandi, M.T |
| Uncontrolled Keywords: | Temperatur input; Material berubah fasa; Paraffin wax; Penyimpanan energi termal dan Sirip |
| Subjects: | T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery |
| Divisions: | Fakultas Teknik > S1 Teknik Mesin |
| Depositing User: | S1 Teknik Mesin |
| Date Deposited: | 11 Aug 2026 02:53 |
| Last Modified: | 11 Aug 2026 02:53 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/528032 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]