PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK DAUN ANDALAS (Morus macroura Miq.) TERHADAP INHIBISI MIGRASI CELL LINE HELA SECARA IN VITRO

Oktora, Muhammad Daffa Bintang (2026) PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK DAUN ANDALAS (Morus macroura Miq.) TERHADAP INHIBISI MIGRASI CELL LINE HELA SECARA IN VITRO. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (COVER DAN ABSTRAK)
COVER DAN ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (149kB)
[img] Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
BAB 1 PENDAHULUAN.pdf - Published Version

Download (141kB)
[img] Text (BAB 7 PENUTUP)
BAB 7 PENUTUP.pdf - Published Version

Download (132kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (195kB)
[img] Text (SKRIPSI FULL TEXT)
SKRIPSI FULL TEXT.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Kanker serviks merupakan salah satu kanker dengan angka morbiditas dan mortalitas yang tinggi. Proses metastasis kanker sangat dipengaruhi oleh kemampuan migrasi sel, sehingga penghambatan migrasi menjadi target penting dalam terapi antikanker. Daun andalas (Morus macroura Miq.) mengandung flavonoid seperti isoquercitrin dan astragalin yang berpotensi sebagai agen antikanker, namun pengaruhnya terhadap migrasi sel kanker serviks masih belum banyak diteliti. Penelitian ini menggunakan desain true experimental dengan metode scratch assay pada cell line HeLa yang dilaksanakan pada bulan September 2025 hingga Februari 2026 di Laboratorium Biomedik Fakultas Kedokteran Universitas Andalas. Sel dibagi menjadi kelompok kontrol dan kelompok perlakuan yang diberikan ekstrak daun andalas dengan konsentrasi 19,8 µg/mL dan 61,4 µg/mL. Pengamatan dilakukan pada jam ke-0 dan ke-24, kemudian dianalisis menggunakan ImageJ serta diuji secara statistik menggunakan One-Way ANOVA dan Post Hoc. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun andalas secara signifikan menghambat migrasi cell line HeLa (p<0,05). Efek inhibisi tertinggi ditemukan pada konsentrasi 19,8 µg/mL (3,59±2,89%), diikuti konsentrasi 61,4 µg/mL (9,45±4,80%), dibandingkan kelompok kontrol (13,89±5,45%). Dapat disimpulkan bahwasanya ekstrak daun andalas konsentrasi 19,8 µg/mL menunjukkan kemampuan penghambatan migrasi paling tinggi dibandingkan kelompok lainnya. Temuan ini mengindikasikan bahwa ekstrak daun andalas berpotensi menghambat migrasi sel kanker serviks dan dapat dikembangkan lebih lanjut sebagai kandidat agen antimetastasis berbasis bahan alam.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dr. dr. Nita Afriani, M. Biomed; dan dr. Husnil Kadri, M. Kes
Uncontrolled Keywords: Flavonoid; Morus macroura; HeLa Cells; dan Scratch Assay
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran > S1 Ilmu Biomedis
Depositing User: S1 Ilmu Biomedis
Date Deposited: 07 Aug 2026 03:22
Last Modified: 07 Aug 2026 03:22
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/527930

Actions (login required)

View Item View Item