Islam, Saiful (2026) Kesesuaian Pelaksanaan Rekonstruksi Pascabencana Galodo Gunung Marapi di Kab. Agam Terhadap Peraturan BNPB Nomor 6 Tahun 2017. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (01. Cover dan Abstrak)
01. Cover dan Abstrak.pdf - Published Version Download (559kB) |
|
|
Text (02. Bab I)
02. Bab I.pdf - Published Version Download (578kB) |
|
|
Text (03. Bab V)
03. Bab V.pdf - Published Version Download (590kB) |
|
|
Text (04. Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (444kB) |
|
|
Text (05. Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Bencana banjir lahar dingin (galodo) Gunung Marapi pada tahun 2024 di Nagari Bukik Batabuah, Kecamatan Candung, Kabupaten Agam menyebabkan kerusakan parah pada rumah warga serta infrastruktur umum seperti jalan, jembatan, drainase, dan irigasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pelaksanaan teknis dan non-teknis rekonstruksi pascabencana, menilai kesesuaiannya dengan Peraturan BNPB Nomor 6 Tahun 2017, serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis tematik. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan 6 responden (pejabat BPBD, Wali Nagari, dan masyarakat terdampak), observasi langsung menggunakan lembar daftar periksa (checklist), serta dokumentasi dokumen resmi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan rekonstruksi secara umum dinilai sebagian sesuai dengan Peraturan BNPB Nomor 6 Tahun 2017. Dari lima tema utama yang dievaluasi, aspek pelaksanaan fisik merupakan satu-satunya tema yang berstatus Tidak Sesuai. Hal ini disebabkan karena ukuran rumah bantuan lebih kecil (tipe 36) dan mutunya rendah, jembatan darurat (bailey) masih digunakan hingga 2,5 tahun pascabencana sehingga rawan kecelakaan, serta prasarana irigasi dan dam air belum dibangun ulang yang mengakibatkan 23 hektar sawah terlantar. Sementara itu, empat aspek lainnya (perencanaan, monitoring, pendanaan, serta kelembagaan dan partisipasi) berada pada status Sebagian Sesuai karena prosedur formal telah terpenuhi namun masih terkendala pada akurasi data perencanaan, transparansi dana ke tingkat desa, dan minimnya pengawasan lapangan. Tantangan utama yang dihadapi meliputi keterbatasan SDM terlatih, lambatnya pencairan dana pusat, lemahnya koordinasi, rendahnya kualitas material, serta kesulitan penyediaan lahan relokasi.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Prof. Ir. Taufika Ophiyandri, S.T., M.Sc., Ph.D. |
| Uncontrolled Keywords: | Rekonstruksi; Pascabencana; Galodo; Gunung Marapi; Peraturan BNPB Nomor 6 Tahun 2017 |
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Fakultas Teknik > S1 Teknik Sipil |
| Depositing User: | S1 Teknik Sipil |
| Date Deposited: | 05 Aug 2026 07:39 |
| Last Modified: | 05 Aug 2026 07:39 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/527787 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric