Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Kedelai dengan Menggunakan Metode Economic Order Quantity (EOQ) pada Agroindustri Tahu JS Museum Goedang Ransoem di Kota Sawahlunto

Irdi, Fanisha (2026) Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Kedelai dengan Menggunakan Metode Economic Order Quantity (EOQ) pada Agroindustri Tahu JS Museum Goedang Ransoem di Kota Sawahlunto. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version

Download (462kB)
[img] Text (BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (287kB)
[img] Text (BAB V)
03. BAB V.pdf - Published Version

Download (263kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (265kB)
[img] Text (Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Tahu merupakan salah satu produk olahan berbahan dasar kedelai yang sangat popular di kalangan masyarakat Indonesia. Agroindustri Tahu JS Museum Goedang Ransoem adalah salah satu agroindustri pengolahan kedelai menjadi tahu yang ada di Kota Sawahlunto. Dalam melakukan pengendalian persediaan bahan baku, agorindustri ini masih berdasarkan perkiraan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengendalian persediaan bahan baku kedelai dan menganalisis pengendalian bahan baku kedelai dengan menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ) pada Agroindustri Tahu JS Museum Goedang Ransoem Kota Sawahlunto. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu analisis data kualitatif dan kuantitatif berdasarkan metode Economic Order Quantity (EOQ) untuk mengetahui bagaimana pengendalian persediaan bahan baku kedelai yang optimal pada Agroindustri Tahu JS Museum Goedang Ransom. Berdasarkan hasil penelitian, penerapan metode EOQ menunjukkan bahwa jumlah pembelian optimal bahan baku kedelai mencapai 21.553 kg per pemesanan, meningkat dibandingkan metode yang telah diterapkan agroindustri sebelunya yang hanya sebesar 2.500 kg per pesanan. Peningkatan jumlah pembelian tersebut mencerminkan efisiensi pemesanan bahan baku karena agroindustri dapat mengurangi intensitas pembelian dengan cara pemesanan dalam jumlah yang lebih besar dan ekonomis. Oleh karena itu, penerapan metode EOQ dinilai sesuai digunakan dalam pengendalian persediaan bahan baku kedelai karena bahan baku dapat disimpan dalam jangka waktu relatif lama tanpa mengalami kerusakan yang signifikan.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Vonny Indah Mutiara, S.P., MEM., Ph.D. ; Dr. Devi Analia, S.P., M.Si.
Uncontrolled Keywords: Metode EOQ; Pengendalian Persediaan; Tahu
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian > S1 Agribisnis
Depositing User: S1 Agribisnis Agribisnis
Date Deposited: 28 Aug 2026 03:02
Last Modified: 28 Aug 2026 03:02
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/527771

Actions (login required)

View Item View Item