Hidayat, Tasman (2026) EVALUASI NILAI SURVEY INTERNATIONAL ROUGHNESS INDEX (IRI) TERHADAP PENANGANAN KERUSAKAN PERKERASAN JALAN (Studi Kasus: Ruas Batas Prov. Sumbar – Mukomuko, Provinsi Bengkulu). Profesi thesis, Universitas Andalas.
|
Text (01. Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (02. Bab I)
02. Bab I.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (03. Bab IV)
03. Bab IV.pdf - Published Version Download (7MB) |
|
|
Text (04. Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (380kB) |
|
|
Text (05. Profesi Fulltext)
05. Profesi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
International Roughness Index (IRI) merupakan salah satu parameter utama yang digunakan dalam menilai tingkat ketidakrataan permukaan jalan. Nilai IRI banyak dimanfaatkan dalam proses pengambilan keputusan penanganan jalan karena bersifat kuantitatif, dapat diperbandingkan antarsegmen, dan menjadi bagian dari sistem manajemen aset jalan. Namun, dalam praktik pelaksanaan di lapangan, Nilai IRI tidak selalu menggambarkan keseluruhan kondisi kerusakan jalan. Kondisi tersebut dapat menyebabkan rekomendasi penanganan menjadi kurang tepat, padahal ruas tertentu memerlukan penanganan struktural yang lebih serius. Tujuan laporan ini adalah menjelaskan evaluasi nilai hasil survey IRI terhadap penanganan kerusakan jalan, mengidentifikasi penyebab ketidaksesuaian antara nilai IRI dan kondisi faktual lapangan, serta merumuskan rekomendasi evaluatif agar penentuan penanganan jalan tidak hanya bergantung pada IRI, tetapi juga mempertimbangkan nilai survei visual, kondisi permukaan perkerasan, sisa umur perkerasan, efektivitas drainase, data lalu lintas, dan verifikasi lapangan. Nilai pembahasan menunjukkan bahwa IRI tetap penting sebagai indikator ketidakrataan, tetapi tidak boleh diposisikan sebagai satu-satunya dasar penentuan penanganan kerusakan jalan. IRI lebih kuat dalam membaca kenyamanan berkendara dan tingkat ketidakrataan longitudinal, sedangkan kerusakan lokal, kerusakan permukaan, masalah drainase, dan penurunan kapasitas struktural perlu diverifikasi melalui indikator tambahan. Oleh karena itu, mekanisme validasi IRI perlu diperkuat melalui integrasi IRI, PCI atau survei visual kerusakan, RSL/indikasi struktural, dan efektivitas drainase. Dengan pendekatan tersebut, rekomendasi penanganan jalan dapat lebih tepat sasaran, akuntabel, dan sesuai dengan kebutuhan lapangan. Kata kunci: International Roughness Index, kerusakan jalan, preservasi jalan, Bina Marga.
| Item Type: | Thesis (Profesi) |
|---|---|
| Supervisors: | Prof. Ir. NILDA TRI PUTRI, Ph.D, IPU, ASEAN Eng. |
| Uncontrolled Keywords: | International Roughness Index; kerusakan jalan; preservasi jalan; Bina Marga |
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) |
| Divisions: | Pascasarjana (S2) > Pendidikan Profesi Insinyur |
| Depositing User: | Profesi Insinyur Insinyur |
| Date Deposited: | 04 Aug 2026 03:30 |
| Last Modified: | 04 Aug 2026 03:30 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/527667 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric