Analisis Debit Banjir Rencana dan Normalisasi Batang Tampunik di Kabupaten Padang Pariaman

Rahmadani, Aulia (2026) Analisis Debit Banjir Rencana dan Normalisasi Batang Tampunik di Kabupaten Padang Pariaman. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (01. Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version

Download (258kB)
[img] Text (02. BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (195kB)
[img] Text (03. BAB V)
03. BAB V.pdf - Published Version

Download (158kB)
[img] Text (04. Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (165kB)
[img] Text (Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Kabupaten Padang Pariaman secara geografis terletak di pesisir pulau Sumatera yang berbatasan langsung dengan Samudera Hindia. Kabupaten Padang Pariaman dilalui oleh dua Daerah Aliran Sungai (DAS) yaitu Batang Anai dan Batang Tapakih. Batang Tampunik merupakan salah satu sub DAS dari Batang Tapakih yang mengalami banjir akibat gempa yang terjadi pada tahun 2009. Batang Tampunik kerap mengalami bencana banjir akibat ketidakteraturan geometri penampang dan sedimentasi masif pasca-gempa 2009, sehingga memicu luapan air yang merugikan permukiman serta lahan pertanian warga di sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kapasitas pengaliran kondisi eksisting serta merencanakan dimensi normalisasi sungai yang aman untuk menampung debit banjir rencana. Berdasarkan landasan teori hidrologi dan hidrolika saluran terbuka, metodologi penelitian diawali dengan pengumpulan data sekunder berupa data curah hujan harian maksimum 15 tahun (2009–2024) dari tiga stasiun (Kandang IV, Paraman Talang, dan Lubuk Napar), data 67 profil cross section sepanjang 3,5 km dari Dinas PSDA Sumatera Barat, data DEM dari BIG, serta tutupan lahan dari ESRI Land Cover. Analisis hidrologi menggunakan distribusi frekuensi Log Pearson Type III yang teruji cocok secara statistik (chi-hitung^2=4,67< chi-kritis^2=5,99) dan menghasilkan curah hujan rencana periode ulang 50 tahun (Q50) sebesar 178,03 mm, yang kemudian dikalkulasikan menggunakan Hidrograf Satuan Sintetis (HSS) Snyder-Alexseyev hingga diperoleh debit puncak banjir rencana (Q50) sebesar 162,10 m^3/s pada jam ke-12. Pemodelan hidrolika aliran steady flow menggunakan perangkat lunak HEC-RAS 6.6 mengonfirmasi bahwa seluruh penampang eksisting mengalami luapan banjir dengan ketinggian limpasan berkisar antara 0,16 m hingga 3,00 m, yang terverifikasi sesuai dengan jejak Muka Air Banjir (MAB) historis warga di STA P-138 Kapalo Koto sebesar ±2,50 m. Setelah direkayasa melalui normalisasi penampang berbentuk trapesium beraturan yang disertai pengerukan dan pelebaran alur sungai, seluruh profil penampang mampu mengalirkan debit banjir Q50 secara optimal di bawah garis tanggul. Dapat disimpulkan bahwa normalisasi alur sungai sangat efektif menghilangkan risiko luapan banjir di Batang Tampunik, dengan saran agar penelitian selanjutnya mempertimbangkan pemodelan unsteady flow dan transpor sedimen berkala guna menjaga keberlanjutan fungsi infrastruktur sungai.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Ir. Februarman, M.T.
Uncontrolled Keywords: Sungai; Normalisasi; Debit Banjir Rencana; HSS Snyder-Alexseyev; HEC-RAS 6.6
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
T Technology > TC Hydraulic engineering. Ocean engineering
Divisions: Fakultas Teknik > S1 Teknik Sipil
Depositing User: S1 Teknik Sipil
Date Deposited: 03 Aug 2026 08:03
Last Modified: 03 Aug 2026 08:03
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/527583

Actions (login required)

View Item View Item