Analisis Tindak Tutur Ekspresif Meminta Maaf dalam Anime Gintama

Khairi, Ahmad Miftahul (2026) Analisis Tindak Tutur Ekspresif Meminta Maaf dalam Anime Gintama. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version

Download (676kB)
[img] Text (BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (487kB)
[img] Text (BAB IV)
03. BAB IV.pdf - Published Version

Download (313kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (235kB)
[img] Text (Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami bentuk penggunaan tindak tutur ekspresif meminta maaf dan strategi yang digunakan untuk meminta maaf pada anime Gintama. Tindak tutur meminta maaf adalah salah satu jenis tindak tutur ekspresif yang diujarkan oleh penutur kepada mitra tutur yang dimaksudkan untuk memulihkan atau memperbaiki hubungan sosial yang mungkin terganggu akibat suatu tindakan atau ucapan. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pada tahap pengumpulan data, peneliti menggunakan metode simak yang dilanjutkan dengan teknik Simak Bebas Libat Cakap (SBLC). Pada tahap analisis data, digunakan teknik Pilah Unsur Penentu (PUP) dan metode padan. Selanjutnya, hasil analisis data dianalisis menggunakan metode informal. Teori yang digunakan untuk melakukan penelitian ini adalah teori dari Mizutani(1998) untuk menjelaskan bentuk-bentuk tuturan meminta maaf dalam bahasa Jepang, teori SPEAKING yang dikemukakan oleh Dell Hymes untuk menganalisis peristiwa tutur dan teori Anna Trosborg(1995) untuk menentukan strategi meminta maaf. Hasil pada penelitian ini menemukan 16 data tindak tutur meminta maaf pada anime Gintama. Berdasarkan Act Sequence dalam teori SPEAKING Dell Hymes, yang terdiri dari variasi bentuk penanda lingual yaitu 5 data sumimasen , 3 data gomennasai, 3 data moushiwake arimasen, 3 data warui desu ne, dan 2 data shitsureishimasu yang disampaikan melalui strategi meminta maaf secara tidak langsung, secara langsung, serta berusaha memperbaiki, dengan bentuk sumimasen dan strategi tidak langsung sebagai bentuk tuturan yang paling sering digunakan.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Adrianis, S.S., M.A. ; Lady Diana Yusri, S.S., M.Hum
Uncontrolled Keywords: Anime Gintama; Permintaan Maaf; Pragmatik; SPEAKING; Tindak Tutur Ekspresif
Subjects: P Language and Literature > PL Languages and literatures of Eastern Asia, Africa, Oceania
Divisions: Fakultas Ilmu Budaya > S1 Sastra Jepang
Depositing User: S1 Sastra Jepang
Date Deposited: 04 Aug 2026 07:37
Last Modified: 04 Aug 2026 07:37
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/527542

Actions (login required)

View Item View Item