Z, Hanifa Shadrina (2026) Implementasi Kebijakan Perhutanan Sosial di Provinsi Sumatera Barat (Studi Kasus Hutan Nagari Sungai Buluh, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman). S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
01 Cover dan Abstrak.pdf - Published Version Download (82kB) |
|
|
Text (BAB 1)
02. BAB 1.pdf - Published Version Download (225kB) |
|
|
Text (PENUTUP)
03. Penutup.pdf - Published Version Download (36kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (165kB) |
|
|
Text (Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (4MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan implementasi kebijakan perhutanan sosial di Provinsi Sumatera Barat studi kasus pada Hutan Nagari Sungai Buluh. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum tercapainya target perhutanan sosial di Provinsi Sumatera Barat dan tidak aktifnya kegiatan perhutanan sosial di Hutan Nagari Sungai Buluh.Penelitian ini menggunakan kerangka teori implementasi oleh Van Meter dan Van Horn dengan enam variabel yaitu variabel ukuran dan tujuan, sumber daya, karakteristik organisasi pelaksana, komunikasi antar-organisasi dan kegiatan pelaksana, sikap para pelaksana, dan kondisi lingkungan sosial, ekonomi dan politik.Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan perhutanan sosial (studi kasus Hutan Nagari sungai buluh) belum berjalan dengan baik karena terdapat beberapa kendala. Variabel ukuran dan tujuan, pada indikator keadilan masih belum maksimal ditunjukkan dengan masih ada masyarakat yang tidak tahu dan tidak mendapatkan sosialisasi perhutanan sosial. Variabel sumber daya, ketersediaan sumber daya manusia dan sumber daya finansial belum mencukupi dan memadai. Selain itu, sumber daya sarana dan prasarana masih belum memadai. Variabel karakteristik organisasi sudah berjalan dengan baik dan maksimal. Variabel komunikasi antar-organisasi dan kegiatan pelaksana belum berjalan dengan baik, terkendalanya komunikasi karna masyarakat yang belum paham tentang perhutanan sosial. Sementara itu, indikator koordinasi berjalan dengan baik. Variabel sikap para pelaksana sudah berjalan dengan baik. Terkait variabel kondisi sosial, ekonomi dan politik, pada indikator kondisi sosial, berjalan baik karena masyarakat memberi respon yang positif. Pada indikator ekonomi, belum berjalan maksimal karena adanya kebijakan efisiensi anggaran. Pada indikator kondisi politik juga belum berjalan dengan baik karena tidak adanya dukungan pemerintah Nagari Sungai Buluh.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Roza Liesmana S.IP, M.Si; Dr. Desna Aromatica, S.AP, M.AP |
| Uncontrolled Keywords: | Implementasi; Perhutanan Sosial; Hutan Nagari Sungai Buluh |
| Subjects: | J Political Science > JA Political science (General) J Political Science > JF Political institutions (General) |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > S1 Administrasi Publik |
| Depositing User: | S1 Administrasi Publik |
| Date Deposited: | 31 Jul 2026 08:05 |
| Last Modified: | 31 Jul 2026 08:05 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/527402 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]