Rahayu, Siska (2026) ANALISIS RISIKO KECELAKAAN KERJA DI PUSKESMAS PADANG TAROK KECAMATAN BASO KABUPATEN AGAM. S2 thesis, Universitas Andalas.
|
Text
01.Cover.pdf - Published Version Download (518kB) |
|
|
Text
02.BAB I.pdf - Published Version Download (335kB) |
|
|
Text
03.BAB VII.pdf - Published Version Download (257kB) |
|
|
Text
04.Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (303kB) |
|
|
Text
05.Thesis Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (8MB) | Request a copy |
Abstract
Program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Puskesmas bertujuan melindungi tenaga kesehatan, pasien, dan lingkungan kerja dari potensi kecelakaan kerja. Dalam konteks K3, bahaya merupakan sumber atau kondisi yang berpotensi menimbulkan cedera atau gangguan kesehatan, sedangkan risiko merupakan kemungkinan terjadinya bahaya tersebut beserta tingkat keparahan dampaknya. Fasilitas pelayanan kesehatan memiliki beragam bahaya yang, apabila tidak dikendalikan dengan baik, dapat meningkatkan risiko kecelakaan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko kecelakaan kerja di Puskesmas Padang Tarok Kecamatan Baso melalui identifikasi bahaya, analisis dan evaluasi tingkat risiko, penyusunan rancangan upaya pengendalian risiko, serta pelaksanaan komunikasi dan konsultasi hasil analisis risiko. Penelitian ini menggunakan metode mixed methods dengan desain sequential explanatory yang diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan penilaian menggunakan matriks risiko pada 14 ruangan pelayanan di Puskesmas Padang Tarok. Hasil identifikasi menunjukkan terdapat 59 potensi bahaya. Analisis risiko tidak menemukan bahaya dengan tingkat risiko tinggi, namun terdapat 3 bahaya dengan risiko bermakna, 23 bahaya dengan risiko sedang (moderat), dan 33 bahaya dengan risiko rendah. Ruangan yang memiliki potensi kecelakaan kerja lebih besar antara lain Unit Gawat Darurat (UGD), pelayanan gigi serta TPS Limbah B3, yang didominasi oleh risiko tersandung dan jatuh, terbentur, tertusuk benda tajam dan bahaya listrik seperti tersetrum. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa penerapan K3 di Puskesmas Padang Tarok masih perlu ditingkatkan, khususnya dalam aspek peningkatan sarana dan prasarana, penataan ruang dan instalasi listrik, peningkatan kepatuhan terhadap penggunaan APD dan SOP K3, pelaksanaan pelatihan K3 secara berkala, serta penerapan HIRADC secara menyeluruh dan berkelanjutan. Upaya tersebut diharapkan dapat menurunkan tingkat risiko kecelakaan kerja dan meningkatkan keselamatan tenaga kesehatan serta mutu pelayanan di Puskesmas.
| Item Type: | Thesis (S2) |
|---|---|
| Supervisors: | Dr. dr. Yuniar Lestari, M.Kes, FISPH, FISCM, Sp.KKLP; Dr. dr. Nelmi Silvia, MKK, Sp.OK, Sp.KKLP, FISPH, FISCM |
| Uncontrolled Keywords: | Analisis Risiko; Kecelakaan Kerja; Puskesmas; Keselamatan dan Kesehatan Kerja |
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > S2 Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | S2 Kesehatan Masyarakat |
| Date Deposited: | 05 Aug 2026 03:23 |
| Last Modified: | 05 Aug 2026 03:26 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/527226 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]